JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta pemerintah memprioritaskan pemulihan trauma psikologis para korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
Yahya mengingatkan, perhatian pemerintah tidak boleh hanya tertuju pada korban luka fisik, tetapi juga harus menyentuh penanganan psikologis.
“Pemerintah juga perlu memperhatikan trauma psikologis masyarakat, khususnya anak-anak dan warga yang kehilangan anggota keluarga. Pemulihan kesehatan bukan hanya menyangkut korban luka fisik saja,” ujar Yahya dalam keterangannya kepada Kompas.com, Jumat (21/8/2026).
Baca juga: BNPB: Korban Meninggal akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 78 Orang, 95.831 Mengungsi
Yahya menilai bencana gempa selalu membawa kehilangan bagi masyarakat terdampak. Oleh karena itu, proses pemulihan korban membutuhkan pendekatan psikologis.
“Bencana selalu membawa kehilangan. Dan proses pemulihan dalam bencana membutuhkan pendekatan psikologis sebab besar juga kaitannya dengan psikis masyarakat,” kata Politikus Golkar itu.
Baca juga: Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT
Dalam kesempatan itu, Yahya juga mengingatkan pemerintah agar memastikan tempat pengungsian ramah bagi kelompok rentan.
“Pengungsian bagi korban gempa NTT harus ramah terhadap bayi, anak-anak, ibu hamil/menyusui, lansia, kelompok disabilitas, warga yang memiliki penyakit bawaan, dan masyarakat rentan lainnya,” kata Yahya.
Baca juga: Ekspedisi Rupiah Berdaulat, BI NTT Siapkan Rp 4,3 Miliar Sekaligus Antar Bantuan Gempa
Yahya juga meminta pemerintah memastikan seluruh kelompok rentan di tempat-tempat pengungsian telah terdata.
Adapun data tersebut mencakup ibu hamil dan menyusui, bayi dan anak-anak, anak tanpa pendamping, lansia, serta warga dengan penyakit bawaan yang membutuhkan obat rutin.
“Perlu tersedia ruang aman untuk perempuan dan anak, tempat tinggal yang dapat diakses penyandang disabilitas dan lansia, penerangan yang memadai, petugas keamanan, serta mekanisme pengaduan,” pungkasnya.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT