Penampakan Permukiman Paseban Jakpus Usai Kebakaran: Tinggal Puing dan Rangka

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Permukiman padat penduduk di Jalan Kramat Sawah 10, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, tampak luluh lantak usai dilahap api pada Kamis (20/8/2026) malam.

Berdasarkan pemantauan di lokasi pada Jumat (21/8/2026), area bekas kebakaran Jakpus ini telah disterilkan dengan garis polisi (police line) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sebagian rumah warga hangus total hingga hanya menyisakan puing-puing serta rangka bangunan, sementara beberapa tembok rumah warga lainnya tampak menghitam akibat kobaran api.

Baca juga: Asal Selamat Aja, Dede Seret Cucunya Keluar Saat Api Membesar di Paseban Jakpus

Aroma hangus di lokasi dilaporkan mulai berkurang setelah petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) melakukan penanganan dan pendinginan pada Kamis malam.

Ketua RW 002 Paseban, Ismail, mengungkapkan bahwa titik awal kobaran api diduga berasal dari korsleting listrik di lantai atas salah satu rumah bertingkat.

Konstruksi rumah yang banyak menggunakan bahan tripleks membuat api merembet cepat ke area RT 008 dan RT 009.

"Awal mulanya korslet di salah satu rumah bertingkat. Kebetulan di bawahnya banyak bahan mudah terbakar. Mereka saking paniknya, bukannya matiin api, tapi langsung lari menyelamatkan diri," ujar Ismail kepada Kompas.com, Jumat.

Menurut Pak Ismail, situasi kian mencekam lantaran warga yang bermukim di wilayah tersebut didominasi oleh kelompok lanjut usia (lansia).

Kondisi gang yang sangat sempit membuat proses evakuasi berlangsung menegangkan.

"Di situ kebanyakan lansia, terutama di RT 009. Karena mereka lihat api begitu besar, ya langsung menyelamatkan diri masing-masing. Ada yang panik sampai lompat dari lantai atas. Warga setempat juga langsung bahu-membahu mengevakuasi lansia yang tidak sanggup jalan sendiri," tambah dia.

Baca juga: Lari Aja, Pakai Sandal atau Enggak, Enggak Tahu, Warga Panik Selamatkan Diri Saat Kebakaran Paseban

Kondisi posko pengungsian

Warga yang kehilangan tempat tinggal kini dievakuasi ke posko penampungan sementara di SDN Paseban 05 Pagi.

Suasana posko pada Jumat siang terpantau kondusif, tertib, dan terorganisasi dengan baik.

Bantuan logistik dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, instansi terkait, hingga masyarakat terus mengalir.

Berbagai kebutuhan dasar seperti makanan, obat-obatan, selimut, perlengkapan mandi, kipas angin, hingga fasilitas toilet portabel sudah disiagakan di area sekolah.

"Masalah bantuan itu kita sudah berlimpah lah, terima kasih. Semua bantuan kita terima dengan koordinatornya Karang Taruna," jelas Ismail.

Guna membantu warga yang kehilangan berkas-berkas penting saat melarikan diri, pengurus wilayah juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membuka posko pengurusan dokumen.

"Masalah kepengurusan administrasi sudah kita sediakan. Dari Dukcapil dan Dinas Pendidikan kita buka posko di situ. Jadi kalau KTP, KK, atau ijazah sekolah anak yang terbakar, nanti langsung dilaporkan dan kita koordinasikan," pungkas Ismail.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Appi Sentil Kepala OPD Jangan Hanya Jadi “Tukang Stempel”
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Peringati HUT ke-81 RI, Pertagas Gelar Upacara Serentak di Enam Area Operasi
• 5 jam laludisway.id
thumb
Seniman Damsi Tarmizi Mendapat Pencatatan Hak Cipta setelah 30 Tahun Menekuni Seni Perkotaan
• 13 jam lalupantau.com
thumb
‘Apa yang Telah Menimpamu tak Mungkin Luput, dan Apa yang Luput tak Mungkin Menimpamu’
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hakim Nyatakan Gugatan Praperadilan Dokter Tifa Gugur, Ini Alasannya
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.