Kebakaran Kembali Terjadi di Kalimantan, 66.679 Kasus ISPA Terdeteksi

cumicumi.com
1 jam lalu
Cover Berita
































Kebakaran hutan Kalimantan kembali terjadi. Mirisnya, diketahui bahwa titik panas terpantau tersebar di hampir seluruh wilayah pulau tersebut. Meski belum dipastikan, namun kondisi tersebut terjadi saat musim kemarau sehingga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB melalui pemantauan satelit NOAA-20 hingga Kamis, 20 Agustus 2026, tercatat ada 1.487 titik panas di wilayah Kalimantan. Jumlah tersebut tersebar di sejumlah provinsi dengan konsentrasi tertinggi berada di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Bukan hanya itu, BNPB menyebut Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan jumlah hotspot paling banyak. Dari total 1.487 titik panas yang terpantau, 767 titik berada di Kalimantan Tengah. Sementara itu, Kalimantan Barat mencatat 560 titik panas. Hotspot juga ditemukan di wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Kondisi ini kian menjadi sorotan lantaran BPBD Kalteng melaporkan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) lebih dari 66 ribu akibat karhutla ini.

"Dampak kesehatan juga mulai terasa dengan tercatatnya 66.679 kasus ISPA," katanya.

Oleh karena itu, BPBD mengimbau seluruh masyarakat bersinergi dan proaktif dengan tidak membakar hutan dan lahan, menjaga lingkungan sekitar kita agar tetap asri dan hijau, serta menjaga kesehatan diri dan keluarga dari paparan asap.

Di sisi lain, sebanyak 10.700 personel gabungan telah dikerahkan untuk memadamkan karhutla ini. Proses pemadaman juga melibatkan 5 helikopter dan 1 pesawat untuk kebutuhan operasi modifikasi cuaca (OMC). (ND)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspadai Modus Penipuan CS Palsu di Platform Keuangan Digital, Simak Tipsnya
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Bantuan Gempa NTT Dikirim dengan Helikopter ke Pulau Palue, Sasar 1.000 KK | SAPA SIANG
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Trump sebut perundingan dengan Iran bisa dilanjutkan "suatu saat nanti"
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
TPIA Akuisisi Bisnis Otomotif Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD900 Juta di Triwulan II-2026, CAD Melebar
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.