Lampung Selatan (ANTARA) - Perum DAMRI kembali membuka layanan angkutan antarkota rute Kalianda-Jakarta melalui Lintas Sumatra mulai 21 Agustus 2026, memberikan alternatif transportasi langsung bagi masyarakat Lampung Selatan menuju wilayah Banten, Tangerang hingga Jakarta.
Layanan tersebut menawarkan tarif perjalanan mulai Rp215.000 dengan sejumlah pilihan tujuan, sekaligus menghubungkan Kalianda dan Stasiun Kereta Api Tanjung Karang dengan beberapa titik strategis di Pulau Jawa.
Rute perjalanan dari Lampung menuju Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.
Bus dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.
Khusus masyarakat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.
Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.
Layanan tersebut dilengkapi fasilitas untuk menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi 2-2 reclining, pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, serta kamera pengawas (CCTV). Penumpang juga mendapatkan snack dan air mineral selama perjalanan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto di Kalianda, Jumat.
Menurut dia, kehadiran kembali layanan DAMRI tersebut memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah strategis di Pulau Jawa.
Supriyanto berharap kolaborasi Pemkab Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya dalam mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga pengembangan sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.
“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” ucapnya.
Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang, dan Jakarta.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi antarkota.
Baca juga: Pemkab Lampung Selatan gandeng Damri hadirkan kembali layanan AKAP
Baca juga: Kemenhub pastikan kebutuhan BBM angkutan bus di Jambi terpenuhi
Baca juga: KESDM luncurkan Bus Hidrogen Diesel dan koridor hijau Jakarta-Patimban
Layanan tersebut menawarkan tarif perjalanan mulai Rp215.000 dengan sejumlah pilihan tujuan, sekaligus menghubungkan Kalianda dan Stasiun Kereta Api Tanjung Karang dengan beberapa titik strategis di Pulau Jawa.
Rute perjalanan dari Lampung menuju Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.
Bus dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.
Khusus masyarakat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.
Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.
Layanan tersebut dilengkapi fasilitas untuk menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi 2-2 reclining, pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, serta kamera pengawas (CCTV). Penumpang juga mendapatkan snack dan air mineral selama perjalanan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto di Kalianda, Jumat.
Menurut dia, kehadiran kembali layanan DAMRI tersebut memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah strategis di Pulau Jawa.
Supriyanto berharap kolaborasi Pemkab Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya dalam mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga pengembangan sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.
“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” ucapnya.
Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang, dan Jakarta.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi antarkota.
Baca juga: Pemkab Lampung Selatan gandeng Damri hadirkan kembali layanan AKAP
Baca juga: Kemenhub pastikan kebutuhan BBM angkutan bus di Jambi terpenuhi
Baca juga: KESDM luncurkan Bus Hidrogen Diesel dan koridor hijau Jakarta-Patimban





