Profil dan Rekam Jejak Alexander Jeremejeff, Mesin Gol Baru Persija yang Punya Pengalaman Eropa

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Persija Jakarta kembali menambah amunisi penting menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Kali ini, Macan Kemayoran mendatangkan penyerang asal Swedia, Alexander Jeremejeff, yang diikat kontrak hingga 30 Juni 2028.

Kedatangan Jeremejeff bukan sekadar menambah jumlah pemain di lini depan. Striker berusia 32 tahun itu diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan Persija untuk meningkatkan produktivitas gol. Dengan tinggi badan mencapai 192 sentimeter, ia menawarkan karakter penyerang tengah yang bisa menjadi opsi berbeda dalam skema permainan tim.

Baca Juga :
Kata Mantan Duet Viktor Gyokeres Usai Resmi Gabung Persija
Resmi! Persija Klaim Datangkan Mesin Gol Baru, Siapakah Dia?

Jeremejeff lahir di Kungsbacka, Swedia, pada 12 Oktober 1993. Sebelum tiba di Jakarta, ia telah menjalani perjalanan panjang yang membawanya bermain di empat negara, yakni Swedia, Jerman, Belanda, dan Yunani.

Rekam jejak tersebut membuat Persija mendapatkan pemain dengan pengalaman kompetitif yang cukup kaya. Jeremejeff juga pernah mencicipi pertandingan antarklub Eropa dan mendapat kesempatan memperkuat Timnas Swedia.

Memulai Karier dari Swedia

Perjalanan profesional Jeremejeff dimulai di tanah kelahirannya. Ia menembus tim senior Örgryte pada 2012 setelah sebelumnya berkembang dari level junior.

Setahun kemudian, Jeremejeff memperkuat Qviding FIF. Kariernya mulai berkembang ketika ia bergabung dengan BK Häcken pada 2014.

Bersama Häcken, ia mendapatkan panggung yang lebih besar sebelum kemudian pindah ke Malmö FF pada 2016. Periode tersebut menjadi salah satu fase penting dalam perkembangan kariernya karena Jeremejeff mulai merasakan persaingan di level teratas sepak bola Swedia.

Setelah dua musim bersama Malmö, ia kembali ke Häcken pada 2019. Namun, pada periode yang sama, Jeremejeff mulai membuka lembaran baru dengan meninggalkan Swedia untuk mencoba kompetisi di luar negeri.

Menjajal Jerman dan Belanda

Jeremejeff kemudian bergabung dengan Dynamo Dresden pada 2019. Ia merasakan atmosfer sepak bola Jerman, termasuk persaingan di 2. Bundesliga.

Petualangannya di Jerman juga diwarnai pengalaman bermain di Belanda. Pada 2020, ia menjalani masa peminjaman bersama FC Twente.

Setelah masa tersebut berakhir, Jeremejeff kembali ke Häcken. Periode keduanya bersama klub Swedia itu berlangsung hingga 2023 dan menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya sebelum kembali mencoba tantangan di luar negeri.

Jeremejeff kemudian melanjutkan karier ke Yunani dengan memperkuat Panathinaikos. Pada 2023, ia sempat dipinjamkan ke Levadiakos sebelum kembali melanjutkan perjalanan di kompetisi Yunani.

Baca Juga :
Jelang Hadapi Chiangrai United, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija
Persebaya Gaspol di Thailand, Bernardo Tavares Siapkan Senjata Rahasia Jelang Super League 2026/2027
Disebut Tak Masuk Sekema STY hingga Absen TC Thailand, Mauro Zijlstra Hijrah ke Arema FC?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump targetkan peluncuran antariksa AS seribu kali per tahun
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenhub Ungkap Alasan Tak Semua Uang yang Dibayar Konsumen Jadi Pendapatan Ojol
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tol Bayung Lencir-Simpang Ness Tak Lagi Gratis, Cek Rincian Tarifnya
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
BNPB Kerahkan 33 Helikopter, Karhutla di Kalimantan Jadi Perhatian Utama
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KPK Tangkap Tangan Rektor UNSOED dan 13 Orang Lainnya
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.