Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggalang donasi untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam pengumpulan donasi tersebut, Ikatan Keluarga Besar Alumni menyerahkan donasi senilai Rp97.850.000.
Bantuan tersebut nantinya akan digabungkan dengan donasi yang dihimpun dari civitas akademika Untag Surabaya.
Dr. Harjo Seputro Rektor Untag Surabaya mengatakan, seluruh donasi akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
“Donasi dari Ikatan Keluarga Besar Alumni senilai Rp97 juta sekian. Nanti kita gabung dengan donasi, kita kan menghimpun dana dari civitas akademika,” katanya dalam Wisuda ke-133 Untag Surabaya, Sabtu (22/8/2026).
Ia mengatakan, Untag Surabaya telah menyiapkan tim yang akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menyalurkan bantuan secara langsung ke wilayah terdampak.
“Nanti ada tim yang kita bekerja sama dengan pihak ketiga yang nanti akan datang mendatangi di NTT,” imbuhnya.
Kepedulian terhadap korban gempa juga diungkapkan oleh Markus Andrianus salah satu wisudawan Program Studi Administrasi Niaga, Untag Surabaya asal NTT.
Markus yang berasal dari Flores Timur mengatakan, keluarganya dalam kondisi aman. Namun, sejumlah teman dan kerabatnya di NTT turut terdampak bencana.
“Banyak teman dan saudara jauh yang kena dampak,” ucapnya.
Ia juga menyebut komunikasi dengan sejumlah keluarga dan teman di wilayah terdampak sempat mengalami kendala akibat gangguan jaringan komunikasi.
Markus menyambut baik langkah Untag Surabaya dalam mengumpulkan donasi untuk masyarakat terdampak gempa di NTT. Ia berharap, bantuan tersebut bisa meringankan beban korban gempa.
“Harapan saya semoga gerakannya cepat, seperti sumbangan itu buat warga-warga terdampak di Flores,” pungkasnya. (ris/saf/faz)




