Serangan Israel menyebabkan empat warga Palestina, termasuk seorang anak, tewas di Gaza, Palestina. Serangan itu terjadi di berbagai wilayah di Gaza.
Dilansir Xinhua, Senin (19/10/2026), tentara Israel melakukan serangan di berbagai wilayah di Jalur Gaza pada Minggu (18/10).
Sumber-sumber medis di Kompleks Medis Al-Shifa di Gaza City mengatakan rumah sakit tersebut menerima jenazah seorang warga Palestina yang tewas akibat serangan drone Israel terhadap sekelompok warga sipil di sebuah jalan. Serangan itu menyebabkan beberapa orang lainnya terluka.
Sumber-sumber itu juga menyebut seorang pria Palestina tewas akibat luka-luka yang dideritanya setelah ditembak oleh pasukan Israel di Beit Lahia di Jalur Gaza utara. Di Jalur Gaza selatan, seorang sumber medis mengatakan Rumah Sakit Nasser di Khan Younis menerima jenazah seorang wanita Palestina yang tewas akibat tembakan tentara Israel di luar wilayah yang berada di bawah kendali Israel.
Di Jalur Gaza tengah, Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir al-Balah melaporkan seorang anak tewas akibat tembakan tentara Israel di kamp pengungsi Maghazi yang berada di luar wilayah kendali Israel. Sementara, otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza menyatakan sejumlah rumah sakit di seluruh wilayah tersebut telah menerima tujuh jenazah dan 25 orang yang mengalami luka-luka dalam 24 jam terakhir.
Sehingga jumlah korban tewas sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 menjadi 1.517 orang, dengan 5.400 lainnya terluka. Otoritas itu menambahkan jumlah korban tewas sejak pecahnya konflik Israel-Hamas pada 7 Oktober 2023 telah mencapai 74.475 orang, dengan 175.517 lainnya terluka.
(haf/imk)





