Bernardo Tavares Kembali ke Makassar! Kini Jadi Ancaman PSM, Persebaya Berangkat Besok

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Bernardo Tavares kembali ke Makassar dengan status berbeda. Saat ini dia membawa Persebaya Surabaya menantang mantan timnya, PSM Makassar.

Green Force dijadwalkan bertolak ke Kota Daeng pada Selasa (20/10/2026). Duel akan tersaji pada pekan keenam Super League 2026/2027.

Pelatih asal Portugal tersebut akan memimpin Persebaya menghadapi Juku Eja di Stadion Gelora BJ Habibie pada Kamis (22/10/2026). Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi tim tamu untuk bangkit setelah gagal meraih kemenangan pada pekan sebelumnya.

Persebaya harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10/2026), meski bermain di hadapan ribuan pendukung setianya, Bonek dan Bonita.

Hasil tersebut membuat lawatan ke Makassar menjadi ujian penting bagi Tavares, yang tidak hanya dituntut meracik strategi untuk menghadapi PSM, tetapi juga memastikan skuadnya siap bersaing setelah menjalani pertandingan yang menguras tenaga.

Persebaya Bertolak ke Makassar Selasa

Persebaya dijadwalkan berangkat ke Makassar pada Selasa (20/10/2026), dua hari setelah menjamu PSS Sleman di Surabaya.

Dengan pertandingan melawan PSM berlangsung pada Kamis (22/10/2026), Tavares harus memanfaatkan waktu persiapan secara efektif untuk memulihkan kebugaran pemain sekaligus mematangkan strategi menghadapi tuan rumah.

Kondisi fisik skuad menjadi perhatian karena para pemain Persebaya sebelumnya harus berjuang hingga menit-menit akhir untuk menghindari kekalahan dari PSS Sleman.

Green Force bahkan sempat dua kali tertinggal sebelum Miguel Pereira mencetak dua gol yang menyelamatkan timnya, termasuk gol penyeimbang pada masa tambahan waktu.

Performa Pereira menjadi modal positif bagi lini serang Persebaya, tetapi kontribusi pemain lain tetap dibutuhkan agar tim tidak bergantung pada satu pencetak gol saat menghadapi pertahanan PSM.

Tavares Periksa Kondisi Pemain sebelum Menentukan Skuad

Menghadapi jadwal pertandingan yang berdekatan, Tavares menegaskan bahwa kesiapan fisik pemain akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan komposisi tim untuk melawan PSM.

Pelatih tersebut berencana berkoordinasi dengan tim medis untuk mengevaluasi kondisi para pemain sebelum mengambil keputusan mengenai skuad yang akan diturunkan.

“Kami akan berkoordinasi dengan tim medis untuk memeriksa kondisi mereka. Setelah itu, kami akan mengevaluasi pemain yang tersedia dalam sesi latihan berikutnya dan menentukan siapa yang paling siap untuk pertandingan mendatang,” ujar Tavares.

Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan pemain yang dipilih mampu menjalankan strategi dengan optimal sepanjang pertandingan.

Selain pemulihan fisik, Persebaya juga perlu membenahi konsistensi permainan, terutama dalam mengantisipasi tekanan lawan dan memaksimalkan peluang di depan gawang.

Hasil imbang melawan PSS menjadi pengingat bahwa kemampuan mencetak gol harus diimbangi dengan pertahanan yang solid agar keunggulan maupun peluang meraih kemenangan tidak terbuang.

Tavares kini dituntut menemukan komposisi terbaik di tengah waktu persiapan yang terbatas sebelum membawa timnya menghadapi atmosfer pertandingan di kandang PSM.

PSM Jadi Ujian Berat Persebaya

Pertandingan di Makassar menjadi momen tersendiri bagi Tavares karena ia pernah menangani PSM sebelum kini memimpin Persebaya Surabaya.

Pengalamannya bersama Juku Eja dapat menjadi salah satu bekal dalam mempersiapkan pendekatan permainan, meskipun kekuatan tim dan situasi pertandingan saat ini tidak selalu sama dengan periode ketika dirinya masih menangani PSM.

Kini, Tavares berada di kubu lawan dan harus mencari cara untuk membawa Green Force mengatasi tantangan dari mantan klubnya.

Bagi Persebaya, pertandingan tersebut bukan sekadar pertemuan emosional antara pelatih dan tim yang pernah diasuhnya, melainkan kesempatan untuk kembali meraih tiga poin setelah kehilangan kesempatan menang di kandang sendiri.

Sementara itu, PSM berpeluang memanfaatkan dukungan suporter dan keuntungan bermain di kandang untuk memberikan tekanan kepada tim tamu.

Kesiapan fisik, kedisiplinan taktik, serta ketajaman lini depan akan menjadi faktor penting bagi Persebaya dalam menghadapi Juku Eja.

Dua gol Miguel Pereira pada pertandingan sebelumnya memberi harapan bagi sektor serangan Green Force, tetapi Tavares tetap membutuhkan kontribusi kolektif agar timnya mampu tampil konsisten.

Pertanyaan besarnya kini adalah apakah Tavares mampu membawa Persebaya menaklukkan mantan timnya sekaligus mengakhiri kegagalan meraih kemenangan pada pekan kelima. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan di Tuban Truk Kontainer Terguling Timpa Avanza, Arus Lalin Macet
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Berita Duka! Brigjen TNI Andi Gunawan Tutup Usia, Putra Jenderal Kopassus Legendaris Edi Sudrajat
• 12 jam laluokezone.com
thumb
4 Fakta Menarik yang Tersaji Sepanjang Pekan Ke-5 BRI Super League: Satu Pelatih Kembali Jadi Korban
• 41 menit lalubola.com
thumb
97 Korporasi Diproses Hukum Diduga Biang Kerok Karhutla
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Bursa Mineral dan Babak Baru Hilirisasi Indonesia
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.