BEI Siapkan Dua Kebijakan Baru, Saham HSC Tak Lagi Pengaruhi IHSG

harianfajar
15 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan dua inisiatif baru untuk memperkuat transparansi dan integritas pasar modal Indonesia setelah pengumuman terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI). Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah mengeluarkan seluruh saham berkategori high shareholding concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, dua inisiatif tersebut melengkapi empat langkah reformasi yang sebelumnya telah dilakukan untuk meningkatkan keterbukaan informasi dan kualitas pasar modal Indonesia.

“Setelah empat inisiatif yang sudah pernah kita selesaikan, yaitu disclosure nama pemegang saham 1 persen, penyampaian data investor yang granular (lebih terperinci), kemudian peningkatan ketentuan free float, serta pengumuman high shareholding concentration,” ujar Jeffrey, dikutip dari Jawa Pos, Senin (19/10/2026).

Jeffrey menjelaskan, kebijakan pertama yang disiapkan adalah mengeluarkan seluruh saham kategori HSC dari perhitungan IHSG. Kebijakan ini bukan berarti saham-saham tersebut akan dihapus dari pencatatan bursa atau mengalami delisting.

Saham-saham tersebut tetap dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Namun, pergerakan harganya tidak lagi diperhitungkan dalam pergerakan IHSG.

“Bukan delisting, tetapi tidak diperhitungkan di dalam perhitungan IHSG,” tegasnya.

Menurut Jeffrey, langkah tersebut bertujuan membuat IHSG lebih mencerminkan kondisi pasar yang wajar. Saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dinilai berpotensi menimbulkan risiko terhadap integritas indeks.

Ia menyebutkan, saham-saham dalam kategori HSC saat ini mencakup sekitar 18 persen dari keseluruhan IHSG. Meski demikian, BEI belum merinci daftar saham yang akan terdampak kebijakan tersebut.

Sebelumnya, saham-saham kategori HSC juga telah dikeluarkan dari sejumlah indeks unggulan BEI, seperti IDX30, LQ45, dan IDX80.

“Untuk memberikan gambaran pergerakan IHSG yang lebih wajar, karena seperti kita ketahui bahwa ada potensi risiko dalam saham-saham di dalam high shareholding concentration. Oleh karena itu, untuk memberikan gambaran yang lebih wajar dari IHSG, kami akan mengeluarkan seluruh saham dalam HSC dari IHSG,” jelas Jeffrey.

Tambahkan Informasi Afiliasi Pemegang Saham

Selain mengubah komposisi perhitungan IHSG, BEI menyiapkan inisiatif kedua berupa penambahan informasi afiliasi dalam publikasi daftar pemegang saham dengan kepemilikan 1 persen atau lebih.

Jeffrey menjelaskan, informasi tersebut akan menunjukkan apakah pemegang saham yang dipublikasikan memiliki hubungan afiliasi atau tidak terafiliasi.

Langkah ini diharapkan meningkatkan keterbukaan informasi mengenai struktur kepemilikan perusahaan tercatat. Dengan demikian, investor dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai konsentrasi kepemilikan saham di pasar modal Indonesia.

“Kedua inisiatif tersebut akan kami sampaikan segera waktu efektifnya,” ujarnya.

Dua kebijakan baru tersebut melengkapi empat langkah reformasi yang telah dilakukan BEI, yakni keterbukaan nama pemegang saham dengan kepemilikan 1 persen atau lebih, penyampaian data investor yang lebih terperinci, peningkatan ketentuan free float, serta pengumuman saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi.

BEI juga telah menghapus ketentuan harga minimum saham sebesar Rp50.

Jeffrey menegaskan, rangkaian reformasi tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan penyedia indeks global, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pasar modal domestik. “Yang kami lakukan adalah apa yang baik untuk pasar kita. Demikian juga dua inisiatif ini, kami melakukan apa yang baik untuk pasar kita,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekjen PBB Kenang Empat Penjaga Perdamaian Indonesia yang Gugur di Lebanon
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Berupaya Meningkatkan Kapasitas Usaha dan Memperluas Pemahaman Pasar, BPKP dan Kementerian Pertanian Menggelar Pelatihan untuk Pekebun Kelapa Sawit
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Beijing Diprediksi Menua pada 2035, Sepertiga Penduduk Berusia 60 Tahun ke Atas
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Dirut Pertamina Minta Maaf soal Antrean BBM Bali, Janji Tak Terulang
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bahlil: Stok BBM Pertalite di 16 Hari, Pertamax Cs di Atas 20 Hari
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.