BGN Verifikasi 26.385 SPPG Lulus Standar Pelayanan

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat sebanyak 26.385 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dinyatakan lolos verifikasi. SPPG tersebut memenuhi seluruh persyaratan standar pelayanan.

“Sudah ada penetapan SPPG operasional sejumlah 26.385 yang sudah lulus, bagus,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin, 19 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

Pembangunan 480 SPPG di Wilayah 3T Indonesia Timur Dirampungkan

Penetapan status memenuhi syarat ini mencakup pemenuhan sertifikat laik higienis dan sanitasi (SLHS), catatan keandalan operasional, hingga standar kapasitas pelayanan minimum.

“Artinya sudah memiliki SLHS, tidak di-suspend, tidak ada kejadian yang fatal, tidak ada kejadian yang luar biasa, dan melayani di atas seribu,” terang Zulkifli.

Selain penetapan ribuan unit SPPG, BGN melakukan penyempurnaan skema distribusi makanan untuk menekan potensi kendala teknis di lapangan. Sebagai bentuk evaluasi, pemerintah melakukan uji coba skema penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan.

“Menindaklanjuti sekali arah membawa presiden, karena harus melakukan benchmark dengan negara lain, maka sudah ada di tes ini piloting MBG secara prasmanan,” ujar Zulkifli.


Ilustrasi MBG. Foto: Dok. Antara.

Skema prasmanan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi. Sekaligus mendongkrak higienitas penyajian makanan langsung di lingkungan sekolah atau titik pelayanan.

“Untuk mengurangi hal-hal yang keracunan dan lain-lain, delivery yang panjang dan seterusnya, makanan yang dingin dan seterusnya. Sudah dicoba 66 SPPG di 10 provinsi,” tutur Zulkifli.

Dari hasil evaluasi awal pada 66 unit SPPG di 10 provinsi tersebut, uji coba penyajian prasmanan menunjukkan progres positif. Selain menjaga kebersihan dan kualitas makanan, skema ini efektif menekan potensi sampah makanan (food waste).

“Sudah dicoba 66 SPPG di 10 provinsi. Tentu ini baru percobaan ini kelihatan progres-nya sudah ada, bersih. Bahkan ada beberapa (siswa) yang masih lapar, dia bisa tambah lagi, jadi makanan tidak ada yang tersisa,” jelas Zulkifli.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Kaki Andini Angelina Tekuni Futsal & Sepak Bola demi Mimpi di Level Pro
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
BRIN Kaji Efektivitas Teknologi Dry Ice untuk Bantu Bongkar Lapisan Inversi Penjebak Asap
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
BEI Sebut ARB 7 Persen Efektif Redam Kepanikan Investor Pasar Saham
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Pengamat Dorong Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara di Jakarta
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Sesi I Jatuh ke Bawah 5.000, Asing Net Sell Rp 1,05 T di BBCA hingga TLKM
• 14 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.