NRT dan Vape Punya Fungsi Berbeda, Perokok Dewasa Perlu Tahu Risikonya

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Perokok dewasa memiliki beragam pilihan untuk beralih dari rokok, mulai dari terapi pengganti nikotin (NRT) hingga vape.

Praktisi kesehatan dr. Jeffrey Ariesta Putra menjelaskan NRT umumnya digunakan untuk membantu seseorang berhenti merokok dengan mengurangi gejala putus nikotin.

BACA JUGA: Minta MUI Segera Terbitkan Fatwa Haram Vape, Sahroni: Ini Hajat Hidup Umat

Produk NRT antara lain berupa plester nikotin (patch) dan permen karet. Keduanya tidak melibatkan proses pembakaran tembakau.

Sementara itu, produk tembakau alternatif memiliki pendekatan berbeda dan kerap dibahas dalam konteks pengurangan risiko bagi perokok dewasa yang belum berhasil berhenti sepenuhnya.

BACA JUGA: Putri Maya Ungkap Penyebab Irjen Purnawirawan Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

“Berhenti merokok tetap menjadi pilihan utama,” kata Jeffrey, dikutip Senin (19/10).

Dia menjelaskan, pembakaran rokok menghasilkan asap yang mengandung berbagai zat berbahaya. Karena itu, beralih dari rokok yang dibakar menjadi salah satu aspek yang dibahas dalam pendekatan pengurangan risiko.

BACA JUGA: Besok, Prabowo-Gibran 2 Tahun Pimpin Indonesia, Mahasiswa Demonstrasi di Tugu Tani

Meski demikian, produk yang tidak melibatkan pembakaran bukan berarti bebas risiko.

“Lebih rendah paparan tidak berarti tanpa risiko,” ujarnya.

Jeffrey menambahkan, pemilihan produk perlu mempertimbangkan tingkat ketergantungan nikotin, jumlah rokok yang dikonsumsi, riwayat upaya berhenti merokok, serta kondisi kesehatan masing-masing individu.

Konsumen juga perlu menentukan tujuan penggunaan produk, baik untuk mendukung upaya berhenti merokok maupun sebagai alternatif bagi perokok dewasa yang belum mampu berhenti sepenuhnya.

Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO) Paido Siahaan mengatakan, semakin beragamnya pilihan produk perlu diimbangi dengan informasi yang memadai bagi konsumen dewasa.

Menurut dia, konsumen perlu memahami kandungan produk, cara kerja, metode penggunaan, serta potensi risikonya sebelum menentukan pilihan.

“Produk-produk tersebut bukan produk yang bebas risiko,” kata Paido.

Secara umum, produk tembakau alternatif mencakup tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantong nikotin.

Produk tembakau yang dipanaskan menggunakan perangkat khusus untuk memanaskan tembakau tanpa membakarnya. Adapun vape memanaskan cairan untuk menghasilkan aerosol yang dihirup pengguna.

Sementara itu, kantong nikotin ditempatkan di antara bibir dan gusi sehingga nikotin diserap melalui jaringan mulut tanpa menghasilkan asap maupun aerosol.

Paido menegaskan, edukasi konsumen penting agar orang dewasa dapat mengambil keputusan secara sadar dan bertanggung jawab.

Dia juga mengingatkan bahwa produk nikotin tidak seharusnya ditujukan kepada anak-anak, remaja, maupun orang yang sebelumnya tidak menggunakan nikotin.(Kkp/JPNN)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Danantara Targetkan WTE Beroperasi Komersial pada 2028
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Heboh Ajudan Gubernur Kaltim Senggol Pendemo di Pelataran Masjid
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Jerman Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Diplomat Eropa di Tepi Barat
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pelajaran Penting dari MSCI: Tata Kelola dan Transparansi Menjadi Kunci
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengajar Ponpes di Aceh Cabuli 10 Santri, Pelaku Ditangkap Polisi
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.