JAKARTA, DISWAY.ID – Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk panjang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026.
Aksi ini menjadi bentuk protes terhadap persoalan krisis iklim dan biaya hidup yang dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah.
Aksi damai tersebut digelar bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
BACA JUGA:Aktivis Diteror Bangkai Ayam, Bos Greenpeace Indonesia: Kami Tak Akan Gentar!
Spanduk berwarna kuning yang membentang di bawah Patung Selamat Datang itu mencuri perhatian di tengah gedung-gedung tinggi Jakarta.
Pesan yang terpampang jelas berbunyi, “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup.”
Melalui aksi tersebut, Greenpeace Indonesia mendesak pemerintah agar lebih serius menangani krisis iklim yang kian mengancam kualitas hidup masyarakat Indonesia.
BACA JUGA:KERAS! Aktivis Greenpeace Protes Prabowo yang Mau Tanam Sawit di Papua Demi BBM Atas Nama Swasembada Energi
Momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan bahwa persoalan lingkungan tidak bisa dipisahkan dari kebutuhan masyarakat untuk hidup layak.
Krisis iklim berpotensi memicu berbagai dampak, mulai dari cuaca ekstrem dan bencana ekologis hingga gangguan terhadap pertanian serta ketersediaan pangan.
Dampak tersebut juga dapat berimbas pada pengeluaran rumah tangga dan kehidupan ekonomi masyarakat.
Karena itu, penanganan krisis iklim membutuhkan kebijakan konkret yang tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga memperhatikan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
BACA JUGA:Greenpeace Tantang Prabowo Buktikan dan Usut Asal Usul Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera: Ini Krisis Iklim!
Greenpeace Ajak Masyarakat Sampaikan Kritik Lewat Karangan Bunga Virtual
Selain menggelar aksi di Bundaran HI, Greenpeace Indonesia mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi mengenai kondisi Indonesia melalui kampanye karangan bunga virtual.
- 1
- 2
- »





