JAKARTA, KOMPAS.TV - Politikus Partai Gerindra, Kamrussamad, mengatakan fraksinya sedang melakukan kajian internal sehubungan kinerja menteri dan wakil menteri selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dari kajian internal Gerindra, kata Kamrussamad, terdapat 42 menteri dan wakil menteri yang tidak memenuhi Indikator Kinerja Utama (KPI). Gerindra karena itu menilai para menteri dan wakil menteri tersebut perlu dievaluasi.
Meskipun demikian, ia menyampaikan, kajian tersebut belum bersifat final dan masih akan dibahas lebih lanjut bersama para ekonom. Hasil kajian nantinya akan diserahkan ke Presiden Prabowo Subianto sebagai bahan evaluasi.
"Kami sedang membedah satu-satu kinerja kementerian berdasarkan sektornya mereka. Data sementara menunjukkan ada 42 menteri dan wamennya itu tidak kerja berdasarkan KPI yang ada," kata Kamrussamad dalam acara diskusi di Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026).
"Kami sedang terus mengkaji dan melibatkan beberapa ekonom senior kita untuk mengkaji lebih mendalam. Kita akan menyampaikan hal ini kepada Presiden supaya tiga tahun terakhir ini bisa lebih produktif men-deliver."
Baca Juga: 2 Tahun Prabowo–Gibran: Kinerja Cenderung Diberitakan Positif, Tata Kelola MBG Tuai Sentimen Negatif
Kamrussamad menekankan sejumlah menteri perlu dievalusi karena gagal membuktikan kinerja yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Politikus Gerindra itu menyoroti sejumlah peristiwa seperti pemadaman listrik massal di Kepulauan Riau, kebakaran hutan berbulan-bulan, hingga antrean BBM di berbagai daerah.
"Kementerian yang bertanggung jawab terhadap keperluan hajat hidup orang banyak harus dievaluasi," kata Kamrussamad dilaporkan tim liputan KompasTV.
"Siapa menterinya? Jangan sampai mereka memiliki hidden agenda untuk menciptakan distrust dari masyarakat."
Lebih lanjut, Kamrussamad mengeklaim terdapat menteri yang tidak paham haluan kebijakan dan haluan ekonomi Prabowo selama dua tahun awal pemerintahan.
Menurutnya, pemerintahan Prabowo sedang berupaya "mengembalikan" haluan ekonomi menjadi ekonomi Pancasila yang menggunakan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat.
"Haluan kebijakan, haluan ideologi ekonomi inilah yang menurut saya tidak banyak dipahami oleh menterinya. Karena itu, menurut saya beberapa menteri yang memang harus dievaluasi secara total," kata Kamrussamad.
Baca Juga: Jubir Gerindra Buka Suara soal Kemungkinan Prabowo Reshuffle Kabinet Lagi, Ini Katanya
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- dua tahun prabowo gibran
- prabowo subianto
- kamrussamad
- evaluasi menteri prabowo
- partai gerindra
- kajian gerindra





