BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kondisi tersebut menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi, sekaligus menyulitkan perjalanan anak-anak menuju sekolah.

BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

IDXChannel – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli meresmikan jembatan gantung di Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Peresmian tersebut berlangsung di SDN Kemang sebagai bagian dari upaya BRI memperluas akses infrastruktur yang aman bagi masyarakat.

Baca Juga:
Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, BRI Peduli Beri Pelatihan Kewirausahaan ke Puluhan Purna PMI

Sebelum jembatan dibangun, warga harus menyeberangi sungai untuk mengakses berbagai fasilitas dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Ketika debit air meningkat pada musim hujan, jalur penyeberangan tidak dapat dilalui sehingga warga harus menempuh rute alternatif yang lebih jauh.

Kondisi tersebut menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi, sekaligus menyulitkan perjalanan anak-anak menuju sekolah.

Baca Juga:
Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Kepala Desa Kemang Dadan Subarna menyampaikan bahwa jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, melainkan juga akses menuju kemudahan, keselamatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 
“Sebelum jembatan ini dibangun, masyarakat kami, khususnya anak-anak sekolah, harus menyeberangi sungai untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut tentu memiliki risiko dan menjadi kendala, terutama ketika debit air sungai meningkat," kata Dadan.

Baca Juga:
Jelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli Latih 500 Volunteer Kelola Sampah Komitmen Jaga Lingkungan

"Dengan hadirnya jembatan ini, kami berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar. Anak-anak dapat pergi dan pulang sekolah dengan lebih aman, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial tanpa harus lagi menghadapi kesulitan menyeberangi sungai,” lanjut Dadan.

Desa Kemang dihuni sekitar 7.000 jiwa yang tersebar di tiga dusun, enam Rukun Warga (RW), dan 37 Rukun Tetangga (RT). Wilayah Desa Kemang yang dilalui Sungai Cihea dan Sungai Cikupa, keberadaan jembatan berperan penting dalam mendukung mobilitas warga antarkampung. Jembatan gantung tersebut memiliki kapasitas sekitar 10 hingga 20 orang dan dapat dilalui kendaraan roda dua.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa kehadiran BRI Peduli di Desa Kemang mencerminkan komitmen BRI untuk mendorong kemajuan wilayah melalui pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Dengan beroperasinya jembatan gantung tersebut, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan lancar untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan anak-anak menuju sekolah hingga kegiatan ekonomi warga," kata Dhanny.

"Melalui kolaborasi bersama masyarakat dan para pihak terkait, BRI Peduli terus berupaya memberikan manfaat nyata serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Dhanny.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkomdigi: Pengembangan AI Tak Boleh Abaikan Kebutuhan Dasar Masyarakat
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Pertama Kali Terima Hibah KPK, Jakarta Dapat Dua Aset
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Rumah Belum Dilelang, Pihak Ruben Onsu Sentil Sarwendah Soal Dugaan Penggiringan Opini
• 4 jam lalugrid.id
thumb
7 Rekomendasi Drakor Populer yang Dibintangi Aktor Tampan Kim Young Kwang
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pertanian Karo Tetap Berjalan di Tengah Kabut Asap
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.