Kepala BNPPDT Jenderal TNI Maruli Dorong Prioritas Program Ekonomi Konkret di Wilayah Perbatasan

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menekankan pentingnya eksekusi program ekonomi yang nyata dan solutif bagi masyarakat di wilayah perbatasan. 

Arahan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi perdana bersama jajaran pimpinan BNPPDT di Jakarta, Selasa (20/10).

Maruli menginstruksikan agar setiap rencana pembangunan berfokus pada kebutuhan mendesak di lapangan serta memiliki efisiensi tinggi dalam pelaksanaannya. 

Menurutnya, program yang bersifat praktis dan berbiaya terjangkau harus segera diuji coba agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh warga.

“Kalau misalnya ada satu konsep untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang kelihatannya tidak terlalu mahal atau mudah mengeksekusinya, kita cobakan, kita selesaikan,” tegas Maruli.

Guna memastikan efektivitas program, Maruli memerintahkan pembentukan tim khusus yang melibatkan akademisi, mahasiswa, serta para ahli di bidang terkait. 

Tim ini bertugas memetakan potensi sekaligus kebutuhan spesifik di masing-masing daerah—seperti kebutuhan akan transportasi air maupun sarana infrastruktur penunjang lainnya—yang nantinya akan menjadi acuan utama bagi BNPPDT dalam merancang rencana pengembangan wilayah.

Di sisi lain, Maruli menegaskan bahwa perubahan strategi ini tidak akan mengganggu agenda kerja yang sudah berjalan. 

Ia meminta seluruh jajarannya untuk tetap produktif dan tidak segan mengomunikasikan hambatan yang membutuhkan penanganan cepat.

“Semua pekerjaan tetap berjalan seperti biasanya. Ada hal-hal yang kira-kira perlu solusi cepat, silakan berkomunikasi dengan saya,” tambahnya.

Melalui pendekatan berbasis pemetaan potensi yang akurat, BNPPDT berkomitmen untuk menghadirkan langkah-langkah pembangunan yang lebih terukur. 

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di kawasan perbatasan dan daerah terpencil secara lebih efektif dan tepat sasaran. (dpi)
 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cegah Premanisme dan Kejahatan 3C, Sat Samapta Polres Luwu Gencarkan Patroli Dialogis di Desa Rumaju
• 17 jam laluharianfajar
thumb
ISEF 2026 Resmi Ditutup, Catat Kesepakatan Bisnis Rp3,2 Triliun
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ramai-Ramai Buyback Saham di Tengah Gejolak Standalone MSCI
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Mengenal FIA Rallycross World Cup 2026 di Jakarta, Bukan Balapan Biasa: Ada Mobil Melompat hingga Joker Lap
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Rudy Memuji Presiden Prabowo soal Honorer jadi PPPK, Berharap Ada Lagi Terobosan Besar
• 1 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.