WTON Kirim Bantalan Rel Kereta Api untuk Proyek Metro Manila Subway Filipina

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) melakukan pengiriman perdana bantalan rel kereta api berbahan beton pracetak untuk Metro Manila Subway Project di Filipina.

PT Wijaya Karya Beton Tbk melakukan pengiriman perdana bantalan rel kereta berbahan beton pracetak untuk Metro Manila Subway Project di Filipina. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Wijaya Karya Beton Tbk atau WIKA Beton (WTON) melalui PT Wijaya Karya Komponen Beton (WIKA Kobe) melakukan pengiriman perdana bantalan rel kereta api berbahan beton pracetak untuk Metro Manila Subway Project (MMSP) di Filipina. Langkah ini  menjadi bagian dari keterlibatan perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur perkeretaapian di luar negeri.

Pengiriman perdana tersebut menandai tonggak penting bagi WIKA Kobe dalam memenuhi kebutuhan material konstruksi untuk proyek transportasi massal di Filipina. 

Baca Juga:
WIKA Beton (WTON) Raih Kontrak Baru Rp2,27 Triliun hingga Juli 2026, Mayoritas dari Proyek Swasta

"Proyek ini juga mencerminkan kolaborasi keahlian Indonesia dan Jepang dalam mendukung pengembangan infrastruktur perkeretaapian," kata manajemen WTON dalam keterangan resmi, Selasa (20/10/2026).

WIKA Kobe merupakan perusahaan patungan yang dimiliki oleh PT Wijaya Karya Beton Tbk dan perusahaan Jepang, PS Construction Co., Ltd. Dalam proyek MMSP, perusahaan bertindak sebagai pemasok bagi Colas Rail Philippines untuk Paket Kontrak CP106 yang mencakup sistem elektrikal dan mekanikal (electrical and mechanical/E&M) serta pekerjaan jalur rel.

Baca Juga:
WIKA Beton (WTON) Raih Kontrak Baru Rp3,1 Triliun hingga Kuartal III-2026

Keterlibatan tersebut membuka peluang bagi WIKA Kobe untuk berkontribusi dalam pembangunan salah satu proyek transportasi perkotaan di Filipina. Pasokan bantalan rel beton pracetak menjadi bagian dari kebutuhan material untuk mendukung pembangunan jalur kereta dalam proyek tersebut.

WIKA Kobe menyampaikan apresiasi kepada Colas Rail Philippines atas kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan dalam mendukung pengerjaan Paket Kontrak CP106. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk memenuhi seluruh persyaratan proyek, mulai dari aspek mutu dan teknis hingga keselamatan kerja serta ketepatan pengiriman.

Pemenuhan standar mutu dan teknis menjadi aspek penting dalam penyediaan komponen perkeretaapian. Bantalan rel berfungsi menopang rel, menjaga posisi dan lebar sepur, serta membantu mendistribusikan beban kereta ke struktur di bawahnya.

Metro Manila Subway Project merupakan proyek pembangunan sistem angkutan cepat berbasis kereta bawah tanah di wilayah metropolitan Manila. Kehadiran sistem tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi perkotaan dan mendukung mobilitas masyarakat di ibu kota Filipina.

Bagi WIKA Kobe, pengiriman perdana ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas kontribusi dalam rantai pasok infrastruktur perkeretaapian. Kolaborasi dengan mitra internasional juga menunjukkan peluang bagi produsen komponen beton pracetak untuk berpartisipasi dalam proyek konstruksi di pasar regional.

Ke depan, WIKA Kobe berkomitmen melanjutkan pemenuhan kebutuhan proyek sesuai persyaratan yang ditetapkan. Pelaksanaan kewajiban pasokan tersebut akan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan mitra serta mendukung kelancaran pembangunan Metro Manila Subway Project.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Naik 5,65% saat Asing Net Sell Rp 2,19 T, GOTO-BUMI Ramai Ditransaksikan
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Nikel Tertekan, 4 Perusahaan China Pertimbangkan Pengurangan Produksi di RI
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
BSSN Waspadai Pencurian Data Terenkripsi dengan Teknologi Komputasi Kuantum
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Bakal Didepak dari IHSG, Apa Itu Saham HSC?
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pasar Saham Bergejolak, OJK Desak Perusahaan Asuransi Hitung Risiko Investasi
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.