Nagoya, Jepang (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyemangati atlet para atletik Saptoyogo Purnomo sesuai finis dengan meraih medali perak nomor 100 meter T37 putra Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Menpora yang hadir menyaksikan pertandingan final Saptoyogo di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang, Rabu, langsung menemui sang atlet sesuai pertandingan.
"(Pertandingan final) yang ini sudah lewat, tak usah dipikirkan ya, move on ya," kata Erick Thohir sambil menjabat tangan Saptoyogo.
Baca juga: Saptoyogo bidik 11,10 detik di Asian Para Games 2026
Ia meminta atlet tersebut agar tidak larut berlarut-larut memikirkan hasil pertandingan dan segera mengembalikan fokus untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
Saptoyogo masih berpeluang mengoleksi medali emas pada pertandingan final selanjutnya di nomor 400 meter T37 putra yang berlangsung pukul 19.40 waktu setempat.
"Semangat ya, fokus ya," kata Menpora memberikan pesan kepada atlet tersebut.
Selain menyemangati Saptoyogo, Menpora yang didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono juga menemui atlet para atletik I Kadek Purawan Yasa yang telah menuntaskan perjuangannya dengan hasil yang gemilang.
Baca juga: Kadek Yasa: Rekor dunia masih kecil dibandingkan hasil latihan
Yasa meraih medali emas pada nomor lempar cakram putra F57 dengan lemparan sejauh 49.75 meter. Hasil tersebut juga mengantar atlet asal Bali itu memecahkan rekor dunia yang ia bukukan dengan lemparan sejauh 48,68 meter dalam kejuaraan di Meksiko pada Juli 2026.
Hingga hari ketiga Asian Para Games Aichi-Nagoya 2025, Kontingen Indonesia telah mengoleksi lima medali emas yang dipersembahkan atlet-atlet dari cabang para renang (dua emas), para balap sepeda (satu emas), dan para atletik (dua emas).
Baca juga: Karisma Evi taklukan dua wakil Jepang untuk rebut emas
Menpora yang hadir menyaksikan pertandingan final Saptoyogo di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang, Rabu, langsung menemui sang atlet sesuai pertandingan.
"(Pertandingan final) yang ini sudah lewat, tak usah dipikirkan ya, move on ya," kata Erick Thohir sambil menjabat tangan Saptoyogo.
Baca juga: Saptoyogo bidik 11,10 detik di Asian Para Games 2026
Ia meminta atlet tersebut agar tidak larut berlarut-larut memikirkan hasil pertandingan dan segera mengembalikan fokus untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
Saptoyogo masih berpeluang mengoleksi medali emas pada pertandingan final selanjutnya di nomor 400 meter T37 putra yang berlangsung pukul 19.40 waktu setempat.
"Semangat ya, fokus ya," kata Menpora memberikan pesan kepada atlet tersebut.
Selain menyemangati Saptoyogo, Menpora yang didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono juga menemui atlet para atletik I Kadek Purawan Yasa yang telah menuntaskan perjuangannya dengan hasil yang gemilang.
Baca juga: Kadek Yasa: Rekor dunia masih kecil dibandingkan hasil latihan
Yasa meraih medali emas pada nomor lempar cakram putra F57 dengan lemparan sejauh 49.75 meter. Hasil tersebut juga mengantar atlet asal Bali itu memecahkan rekor dunia yang ia bukukan dengan lemparan sejauh 48,68 meter dalam kejuaraan di Meksiko pada Juli 2026.
Hingga hari ketiga Asian Para Games Aichi-Nagoya 2025, Kontingen Indonesia telah mengoleksi lima medali emas yang dipersembahkan atlet-atlet dari cabang para renang (dua emas), para balap sepeda (satu emas), dan para atletik (dua emas).
Baca juga: Karisma Evi taklukan dua wakil Jepang untuk rebut emas





