tvOnenews.com – Mengatur keuangan bulanan masih menjadi tantangan bagi banyak orang. Gaji yang baru diterima terkadang terasa cepat habis, sedangkan kebutuhan sehari-hari terus berjalan.
Bahkan tanpa pencatatan yang teratur, pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali bisa membuat anggaran bulanan membengkak tanpa disadari.
Di tengah perkembangan teknologi, mengelola keuangan kini bisa dilakukan dengan lebih praktis. Salah satunya dengan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) seperti ChatGPT.
ChatGPT bisa dimanfaatkan untuk membantu merekap pemasukan, pengeluaran, hingga menyusun anggaran bulanan.
Walau begitu, hasil yang diberikan ChatGPT tetap bergantung pada kelengkapan dan ketepatan informasi yang dimasukkan pengguna ke platform AI tersebut.
Maka dari itu, pengguna perlu memeriksa kembali hasil perhitungan dan tidak menjadikan ChatGPT sebagai satu-satunya dasar untuk mengambil keputusan keuangan.
- Ilustrasi AI/ChatGPT
1. Prompt untuk Merekap Pemasukan dan Pengeluaran Bulanan
Langkah pertama dalam mengatur keuangan adalah mengetahui ke mana uang digunakan. Dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran, pengguna bisa melihat kondisi keuangan secara lebih jelas.
Jika memiliki catatan transaksi dari aplikasi perbankan, dompet digital, atau buku pengeluaran, data tersebut dapat dirangkum menggunakan ChatGPT.
Berikut prompt yang bisa digunakan:
“Bantu saya membuat rekap keuangan bulanan berdasarkan data pemasukan dan pengeluaran berikut. Kelompokkan transaksi ke dalam kategori seperti kebutuhan pokok, transportasi, makan dan minum, tagihan, hiburan, belanja pribadi, tabungan, dan kategori lainnya jika diperlukan. Hitung total pemasukan, total pengeluaran, serta sisa uang pada akhir bulan. Sajikan hasilnya dalam tabel yang mudah dibaca dan jelaskan kategori pengeluaran terbesar.”
Pengguna kemudian dapat memasukkan daftar transaksi yang telah disiapkan. Jika data sudah lengkap, ChatGPT dapat membantu menyusunnya menjadi laporan yang lebih rapi.
2. Prompt untuk Mengetahui Pengeluaran yang Paling Boros
Pengeluaran kecil seperti membeli kopi, memesan makanan secara daring, atau berbelanja impulsif ternyata bisa menjadi salah satu penyebab uang cepat habis yang tidak disadari.




