Jaga Daya Beli, Pemerintah Bakal Tebar Rp31,8 Triliun untuk Bansos dan Diskon Nataru

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp31,8 triliun untuk mendukung sejumlah program hingga akhir 2026, termasuk bantuan pangan, bantuan subsidi upah, dan diskon Natal dan Tahun Baru (Nataru). Airlangga menyampaikan program-program tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.

"Tadi kami sampaikan, plus program-program yang akan dilaksanakan, satu yang terkait dengan pembukaan rekening koran, yang kedua terkait dengan bantuan pangan yang 10 kilo untuk 3 bulan, yang ketiga bantuan subsidi upah," ujar Airlangga usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Baca Juga
  • Prabowo Luncurkan Digitalisasi Bansos 10 November 115 Juta KK Terdaftar
  • Disdukcapil Manado: Aplikasi Perlinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran
  • SERUNI Salurkan Bansos dan Operasi Katarak Gratis di Gorontalo

Ia menjelaskan bantuan pangan yang disiapkan berupa beras sebanyak 10 kilogram selama tiga bulan. Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan penyaluran bantuan subsidi upah kepada kelompok pekerja yang memenuhi kriteria.

Pemerintah turut menyiapkan berbagai program diskon untuk periode Natal dan Tahun Baru, guna mendukung aktivitas ekonomi dan meringankan pengeluaran masyarakat selama masa liburan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Diskon Natal Tahun baru juga seluruhnya sudah disiapkan. Dananya sekitar Rp31,8 triliun," katanya.

Dalam sidang kabinet paripurna, ia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kondisi makroekonomi Indonesia masih relatif kuat, dengan pertumbuhan ekonomi, inflasi, serta sejumlah indikator lainnya yang dinilai mendukung pelaksanaan program pemerintah.

Pemerintah berharap berbagai bantuan dan insentif pada akhir tahun dapat membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Sidang tersebut untuk membahas berbagai isu strategis yang berkembang dan evaluasi program kerja pemerintah serta menandai dua tahun masa kerja Kabinet Merah Putih Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. - (Republika/Prayogi)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Podium MI: Kecemasan yang Terakumulasi
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG sideways di tengah pasar "wait and see" hasil RDG Bank Indonesia
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Polda Metro Usut Tuntas Kasus Polisi Tembak Polisi di Mako Polairud
• 17 jam lalueranasional.com
thumb
IHSG Sesi I Turun ke Level 5.234, Asing Lepas BMRI - BBRI dan Net Sell Rp 581 M
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Fadli Imammuddin pecahkan rekor, Indonesia raih emas ketiga
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.