Bapanas Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Pangan Nasional (Bapanas) menarik 25 merek beras fortifikasi yang tidak sesuai standar dari peredaran. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Hermawan mengatakan hasil pengujian laboratorium menemukan ketidaksesuaian kandungan gizi pada mayoritas produk.

“Setelah pemeriksaan lab, ternyata kandungan gizinya semuanya tidak benar gitu. Ada 90 persen itu tidak benar,” kata Hermawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.

Baca Juga :

Bareskrim Usut Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label di 5 Merek
Hermawan menjelaskan ketidaksesuaian tersebut ditemukan pada kandungan zat gizi penting seperti zinc dan vitamin B. Pada sejumlah produk, kadar zat gizi yang ada tercatat berada jauh di bawah ambang batas yang dijanjikan.

“Jadi semuanya ada yang tidak pakai sama sekali vitamin, ada yang kurang persennya jauh sekali dari yang diinginkan oleh masyarakat, seperti zink, vitamin B, nah itu sangat jauh yang diharapkan oleh masyarakat,” ujar Hermawan.

Atas temuan tersebut, Bapanas telah menjatuhkan sanksi administratif berupa penghentian produksi, penarikan barang, hingga pencabutan izin edar. Bapanas juga menyurati pemerintah daerah agar penindakan dilanjutkan melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD).

“Selain mencabut izin juga menarik dari peredaran. Dan yang ketiga adalah menghentikan produksi. Itu yang kita kirim surat ke daerah,” ujar Hermawan.


Beras fortifikasi yang diduga tidak sesuai standar. Foto: Metrotvnews.com/Azri Arifin.

Guna menjaga ketersediaan pangan nasional, pemerintah terus menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan ke masyarakat. Bapanas pun memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional saat ini dalam kondisi aman.

“Namun kalau untuk beras premium untuk di pasar tradisional aman. Demikian juga beras medium,” kata Hermawan.

(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerindra, Bakom RI hingga Pengamat Politik Soroti 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran | PARASOT
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Jadi Direktur LBH Ilumni FH Unpar, Noverizky Fokus Perluas Akses Keadilan
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi Dana Bencana BNPB, Ini Kata Brigjen Muhammad Nas
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Respons Dinamika Bursa, Jasa Marga Pertimbangkan Pembelian Kembali Saham JSMR
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Gerebek Gudang LPG Oplosan di Pasuruan, 8 Orang Ditangkap
• 23 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.