Pesawat angkut A400M milik TNI Angkatan Udara (AU) telah mendarat di Lanud Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, guna membawa perlengkapan penunjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam meredam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pengiriman logistik ini merupakan bagian dari sinergi lintas lembaga antara TNI AU, BMKG, BNPB, BRIN, serta instansi terkait.
Dalam pengiriman tahap awal tersebut, pesawat A400M mengangkut dua kontainer khusus penyimpanan beserta dry ice sebanyak 1,2 ton untuk mendukung pelaksanaan OMC. Proses penyemaian awan selanjutnya akan dilakukan meng udara menggunakan armada pesawat penunjang yang lebih kecil, seperti pesawat Cassa milik TNI AU serta pesawat Caravan dan Pilatus dari BNPB.
“Hari ini A400 membawa dua kontainer dan tadi pagi sudah membawa dry ice sebanyak 1,2 ton,” kata Danlanud Sjamsudin Noor, Kolonel Penerbangan Hilmal Lamhot Parasian Ambarita, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.
Baca Juga :
Membongkar Keterlibatan Korporasi Asing di Balik Kebakaran Hutan IndonesiaPasokan dry ice dan bahan penyemaian lainnya akan disalurkan secara bertahap menuju Banjarmasin disesuaikan dengan ketersediaan logistik dari Jakarta. Selain dry ice, petugas juga menyiapkan stok garam (NaCl) di Banjarmasin untuk memperkuat efektivitas pemadaman dan penyemaian awan dari udara.
“Ini akan bertambah terus tergantung dari ketersediaan logistik dry ice dari Jakarta ditambah dengan nanti garam NaCl kita akan bawa kita stok di Banjarmasin.” ucap Hilmal.




