KPK Terus Dalami Dugaan Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang, Saksi Baru Dipanggil

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali keterangan dari sejumlah pihak terkait dugaan korupsi berupa pemerasan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah.

Teranyar, KPK tengah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPD II Partai Golkar Pemalang periode 2025-2030 Nur Azmi Wicaksono pada Kamis (22/10/2026) sebagai saksi.

"Hari ini Kamis (22/10), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dalam dugaan TPK terkait pemerasan di lingkungan Pemkab Pemalang Tahun 2025-2026," kata Juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putik KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Budi menjelaskan saat ini Nur Azmi tengah dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait kontruksi kasus dugaan korupsi pemerasan itu.

Menurutnya Nur Azmi telah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejak pukul 09.11 WIB.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," jelasnya.

Diketahui, KPK menetapkan empat orang tersangka dalam perkara ini diantaranya, Bupati Pemalang Anom Widyantoro, Mohamad Haris selalu pihak swasta sekaligus orang kepercayaan Bupati, Lilik Budi Suprianto pihak swasta, dan Setya Budi Dias Oktavianto selalu staf administrasi KPK.

"Berdasarkan kecukupan alat bukti yang sah, KPK juga telah menetapkan empat orang sebagai tersangka," ujar Budi

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Sumber :
  • Antara

Ia menjelaskan, ada dua klaster perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang.

Klaster pertama, yakni terkait dugaan tindak pidana korupsi pemerasan yang dilakukan oleh bupati kepada para jajaran di bawahnya dan juga pihak swasta.

Klaster kedua, yaitu dugaan tindak pidana korupsi pemerasan yang dilakukan oleh oknum KPK terhadap Bupati Pemalang.

"(Pemerasan oknum KPK) berkaitan dengan dugaan pengurusan perkara," ujarnya.

Adapun kasus ini bermula saat OTT yang dilakukan KPK beberapa waktu lalu. Operasi itu mengamankan 21 orang.

Lima di antaranya diamankan di Jakarta. Sedangkan, 15 orang diamankan di Pemalang, dan 1 orang diamankan di Purworejo.

KPK juga mengamankan barang bukti, salah satunya uang tunai lebih dari Rp2 miliar. (raa/amr)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bakom Pastikan Komitmen Presiden Prabowo Berpihak pada Buruh
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
TNBTS Kembali Buka Akses Wisata di Area Penanjakan Gunung Bromo Usai Kebakaran
• 3 jam lalunarasi.tv
thumb
Kuasa Hukum Denny Indrayana Jelaskan Alasan Kliennya Tak Tunjukkan SP3 Kasus Payment Gateway
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Tito Pastikan Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027 Tetap Ada, Anggaran Rp 2 T
• 25 menit laludetik.com
thumb
Mabes TNI Buka Suara Prajurit Diduga Terlibat Korupsi Dana Bencana BNPB
• 14 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.