Prabowo soal Kebakaran Hutan: Ada Negara Mengolok-olok, Kita Cool Saja

liputan6.com
11 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyentil negara-negara yang menghina dan mengejek Indonesia terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Padahal, kata dia, perusahaan-perusahaan mereka ikut terlibat dan bertanggung jawab atas karhutla yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Advertisement

BACA JUGA: OJK Lapor Prabowo: Kredit Bank Melesat 13%, Tertinggi Dalam 10 Tahun

"Jadi, kita bertanggung jawab. Tapi kita juga ada berapa negara yang mengolok-olok kita, menghina, dan sebagainya. Padahal, banyak yang bertanggung jawab perusahaan-perusahaan mereka yang di sini," kata Prabowo saat menghadiri Rakornas TPAKD di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Dia mengungkapkan ada banyak perusahaan asing yang terlibat karhutla di Indonesia. Prabowo berjanji akan mengumumkan perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan pada suatu saat nanti.

"Nanti pada saatnya kita umumkan lah nama-nama itu. Tapi kita cool saja, kita tenang, kita bertanggung jawab," ujarnya.

Prabowo mengungkapkan ada perusahaan yang sudah berkali-kali melanggar izin konsesi hingga 19 kali. Dia menegaskan tak akan ragu mencabut izin perusahaan tersebut.

"Dikasih konsesi sudah belasan tahun, ada yang melanggar tiga kali, empat kali melanggar. Ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar," tutur dia.

"Siapa pun kalau dia melanggar, sudahlah, cabut saja. Saya nggak ragu-ragu, saya cabut saja nanti," sambung Prabowo.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Sebut Indonesia Negara Ekonomi Terbesar ke-7 di Dunia
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Kepala Sekolah Dituntut Melek Digital, Harus Jadi Nakhoda Perubahan
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Prabowo Target Salurkan Kredit Rp 400 T untuk Nelayan hingga Petani Tahun Depan
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Shin Tae-yong Jelaskan Alasan Parkir Shayne Pattynama Vs Arema FC, Belum Pernah Masuk Skuad Persija Musim Ini: Disesuaikan Taktik
• 19 jam lalubola.com
thumb
Serikat Usaha Muhammadiyah ke Yiwu: Kota Grosir dan Supermarket Terbesar Dunia
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.