Bupati Blora: Santri pilar penjaga negeri menuju Indonesia emas

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Blora (ANTARA) - Bupati Blora H. Arief Rohman menggelorakan amanat Menteri Agama dalam peringatan Hari Santri dengan mengajak para santri melanjutkan perjuangan ulama dan pahlawan melalui penguasaan ilmu agama, ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta pengamalan akhlak mulia.
‎
"Momentum Hari Santri Nasional 2026 menjadi pengingat pentingnya kontribusi santri dalam mempersiapkan generasi unggul, mandiri, dan berintegritas guna mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujar Bupati Blora saat bertindak sebagai pembina apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Alun-Alun Kota Blora, Kamis.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia. Santri juga diharapkan berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga persatuan dan kerukunan.

Apel pagi diikuti jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Forkopimcam se-Kabupaten Blora, para kiai dan pengasuh pondok pesantren, serta santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Blora.

‎Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas".

Baca juga: Bupati Blora perjuangkan kepastian relokasi 535 KK terdampak bendungan

‎Santri juga diharapkan berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga persatuan dan kerukunan.

‎"Jika dahulu santri menguatkan negeri melalui perjuangan mempertahankan kemerdekaan, kini santri diharapkan mampu berkontribusi melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta pengamalan akhlak mulia," ujar Bupati saat membacakan amanat Menteri Agama.

‎Para santri juga didorong untuk terus mengembangkan potensi diri dan tidak membatasi cita-cita. Santri dapat berkiprah dalam berbagai bidang, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.

‎"Santri harus menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi. Tradisi pesantren harus terus dipelihara, tetapi santri juga tidak boleh takut terhadap perubahan. Jadilah generasi yang teguh memegang nilai-nilai keislaman, terbuka terhadap kemajuan, serta mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat," demikian pesan dalam amanat Menteri Agama yang dibacakan Bupati Blora.

Baca juga: Pemkab-DPRD Blora perjuangkan percepatan Sekolah Rakyat

‎Amanat tersebut juga menegaskan pentingnya membangun sumber daya manusia yang unggul, jujur, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Semangat man jadda wajada, yang berarti barang siapa bersungguh-sungguh maka ia akan berhasil, menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berusaha, berinovasi, dan berkarya.

‎Pesantren dinilai memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Ketiga fungsi tersebut diharapkan terus diperkuat agar pesantren mampu melahirkan generasi berilmu dan berakhlak mulia, menebarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

‎Dalam amanat itu, para santri juga diajak menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, penjaga persatuan dan kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, serta sahabat bagi lingkungan.

‎Nilai-nilai agama hendaknya menjadi sumber inspirasi untuk menebarkan kedamaian, menjaga kelestarian alam, dan membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Baca juga: Menko Muhaimin perkuat tiga fondasi pemberdayaan masyarakat

‎Kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama juga disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan dan penguatan pesantren, sehingga perannya dalam pembangunan nasional dapat semakin optimal.

‎Lebih lanjut, Hari Santri ditegaskan bukan hanya milik kalangan santri dan pesantren maupun umat Islam, melainkan milik seluruh bangsa Indonesia yang menghargai perjuangan, menjunjung persatuan, dan mencintai Tanah Air.

‎Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong serta melanjutkan perjuangan para ulama dan pahlawan melalui kontribusi nyata sesuai tantangan zaman.

Menutup amanatnya, Menteri Agama melalui sambutan yang dibacakan Bupati Blora menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026 kepada seluruh santri dan keluarga besar pesantren di Indonesia.

‎Para santri diharapkan terus menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri untuk negeri demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Sajadah santri dan hutan yang terbakar


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaksa KPK Dakwa Bupati Muara Enim Nonaktif, Nama Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan 
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Targetkan Kredit Rp400 Triliun untuk Petani hingga Wilayah Tertinggal pada 2027
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Usman Hamid Dorong Penguatan Diplomasi Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Pemerintah Segera Cairkan BSU Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Ini Kriterianya
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hampir Separuh Pengusaha Tak Siap Hadapi El Nino dan Karhutla, Kadin Minta Pemerintah Bergerak
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.