Bandit Jalanan Rampas HP dan Todong Pelajar di Garut Pakai Pistol Mainan

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Seorang pelajar berusia 12 tahun menjadi korban pencurian dengan kekerasan di Kampung Tambakan, RT 02/12, Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Rabu (21/10/2026) pagi. Polisi sudah menangkap satu pelaku. 

Peristiwa itu bermula saat korban yang hendak berangkat sekolah seorang diri. Kemudian di perjalanan bocah itu dihampiri dua orang yang tidak dikenalnya. Salah seorang pelaku kemudian menodongkan benda menyerupai pistol dan mengambil satu unit telepon genggam Redmi 13 milik korban.

Baca Juga
  • Gak Kapok, Residivis Kembali Bobol Rumah dan Gasak Emas Batangan di Garut
  • Niat Cari Pekerjaan, Janda di Garut Dipaksa Layani Hidung Belang
  • Polisi Tangkap Penembak Siswa di Garut, Pelaku Sakit Hati Ditolak Masuk Lingkaran Pertemanan
"Ketika kedua pelaku berusaha melarikan diri, korban berteriak meminta pertolongan," kata Kapolsek Leuwigoong Iptu Encang Suryana saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2026). 

Polisi yang sedang melaksanakan patroli menerima informasi dari masyarakat segera mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku. Pelaku yang diamankan polisi dan warga yaitu berinisial HIF (20 tahun). Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil kabur. 

.rec-desc {padding: 7px !important;} Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor Z 3756 EX yang digunakan pelaku, satu unit telepon genggam Infinix, enam bungkus rokok berbagai merek, satu pistol mainan, satu pisau dapur, uang tunai sebesar Rp505.000, serta satu unit telepon genggam Redmi 13 milik korban.

"Kami juga terus melakukan upaya pencarian terhadap satu pelaku lainnya yang melarikan diri. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian ini," ujar Enang. 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Terus Dalami Dugaan Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang, Saksi Baru Dipanggil
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Tempo Scan (TSPC) Umumkan Dividen Interim Rp338,24 Miliar, Disalurkan November 2026
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Apresiasi Kapolda Jateng Temui Demonstran, Sahroni: Polisi Bersama Masyarakat Tak Hanya Slogan
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Solusi KPR untuk First Home Buyer di BRI Consumer Expo 2026
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bikin Terperanjat di Sidang, Dokter Tifa Soroti Tanda Tangan Saksi Ini yang Nyaris Mirip Jokowi
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.