MoU Badar Empat Negara Picu Kekhawatiran India Soal Rudal Brahmos

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Pembentukan poros pertahanan yang melibatkan empat negara ternyata menimbulkan kekhawatiran bagi India. Nota kesepahaman (MoU) diteken Pakistan bersama Turki, Qatar, dan Indonesia di Doha pada Rabu (21/10/2026), untuk memperdalam kerja sama dalam produksi pertahanan serta memperkuat kapabilitas militer.

Perjanjian yang disebut sebagai "Kesepakatan Badar" itu berbeda dengan Pakta Makkah terkait kesepakatan berperang bersama. MoU Badar adalah kesepakatan membangun kapabilitas pertahanan secara kolektif.

Baca Juga
  • Turki, Qatar, Pakistan, dan Indonesia Teken MoU Perkuat Industri Pertahanan
  • Ditanya Kapan Jet Tempur Chengdu J-10 Tiba? Begini Jawab KSAU
  • KSAU Saksikan Kesuksesan Uji Coba Super Tucano dan F-16 Mendarat di Tol Probolinggo

Dikutip dari India Today pada Kamis (22/10/2026), kesepakatan yang ditandatangani di Doha itu menimbulkan dua kekhawatiran. Langkah itu menjadi upaya Pakistan untuk mendiversifikasi sumber senjata dan teknologi militernya serta keterlibatan Indonesia, yang beberapa bulan sebelumnya Jakarta menandatangani kesepakatan dengan New Delhi untuk pengadaan rudal Brahmos.

Pada dasarnya, kesepakatan itu lebih menitikberatkan pada kerja sama industri daripada pakta pertahanan bersama. Turki sebenarnya telah memiliki hubungan manufaktur militer dengan Qatar, Pakistan, dan Indonesia secara terpisah. MoU Badar berfungsi untuk mengintegrasikan rantai pasok antarnegara tersebut secara lebih erat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Dampak Minum Kopi Secara Berlebihan Setiap Hari
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Sebanyak 94 Persen Peserta Amal Vokasi Ruang Amal dan Baznas Terserap di Dunia Kerja
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menkes Siapkan Survei Gizi Anak Sekolah untuk Evaluasi MBG
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Bagaimana Warga Menyiasati Kenaikan Harga Pangan?
• 4 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.