Diduga Lecehkan Dua Mahasiswi saat Bimbingan Skripsi, Kaprodi UIN Gorontalo Diskors

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, GORONTALO — Dugaan pelecehan seksual terhadap dua mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo mencoreng dunia pendidikan. Seorang dosen berinisial NI yang juga menjabat Ketua Program Studi (Kaprodi) Sosiologi Agama dilaporkan ke polisi setelah diduga melakukan pelecehan terhadap dua mahasiswi saat bimbingan skripsi.

Kedua mahasiswi berinisial M dan A, masing-masing berusia 24 tahun, dilaporkan mengalami kejadian tersebut di ruangan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Sultan Amai Gorontalo, Rabu (21/10/2026).

Saat itu, keduanya yang telah memasuki semester 10 mendatangi NI untuk melakukan bimbingan skripsi. Namun, pertemuan akademik tersebut diduga berujung pada tindakan pelecehan seksual.

Kakak salah seorang korban, Hendra P, 27, mengatakan, dirinya menerima panggilan video dari sang adik setelah kejadian tersebut. Dalam komunikasi itu, adiknya meminta agar segera datang ke kampus untuk memberikan bantuan.

Hendra kemudian bergegas menuju kampus. Setibanya di lokasi, dia mendapati adiknya bersama seorang rekannya berada di dalam ruangan dalam kondisi menangis dan ketakutan.

Khawatir dengan kondisi kedua mahasiswi tersebut, Hendra berupaya mencari tahu kejadian yang mereka alami. Setelah mendengarkan keterangan dari sang adik, dia kemudian melaporkan dugaan pelecehan itu ke Polresta Gorontalo Kota.

Laporan tersebut dilayangkan pada hari yang sama dengan kejadian, Rabu (21/10/2026).

Kasus ini pun mendapat perhatian pihak kampus. Wakil Rektor III UIN Sultan Amai Gorontalo, Sahmin Madina, mengatakan pihak fakultas langsung mengambil langkah setelah menerima informasi mengenai dugaan pelecehan tersebut.

Menurut Sahmin, NI telah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait perkara tersebut. Pihak kampus juga menyebut dosen yang bersangkutan telah mengakui kesalahannya dan menyerahkan diri ke Polresta Gorontalo Kota setelah dilaporkan.

Sebagai tindak lanjut, pimpinan UIN Sultan Amai Gorontalo memutuskan memberhentikan sementara NI dari jabatannya di lingkungan kampus. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan, baik secara internal maupun melalui kepolisian.

Di sisi lain, Satuan Tugas (Satgas) Etik universitas masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan fakta-fakta terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.

Pihak kampus menegaskan proses pemeriksaan akan dilakukan secara objektif dan transparan. Universitas juga menyatakan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, bermartabat, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual.

Tidak hanya menjatuhkan sanksi sementara terhadap dosen yang bersangkutan, pihak kampus juga menyiapkan langkah perlindungan bagi kedua mahasiswi.

Sahmin mengungkapkan, pihak dekanat telah mencabut Surat Keputusan (SK) pembimbing skripsi yang sebelumnya menghubungkan NI dengan kedua mahasiswa tersebut. Kebijakan ini diambil untuk melindungi korban sekaligus menjaga independensi mereka selama proses penanganan kasus berlangsung.

Kampus juga memastikan kedua mahasiswi mendapatkan pendampingan psikologis. Selain itu, hak akademik mereka akan tetap dijamin agar dapat melanjutkan dan menyelesaikan studi tanpa terhambat oleh perkara yang tengah diproses.

Penanganan kasus ini menjadi perhatian penting bagi lingkungan perguruan tinggi, terutama dalam memastikan relasi antara dosen dan mahasiswa tetap berada dalam koridor profesional serta menjamin keamanan mahasiswa selama menjalani proses akademik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy terima Menteri KP perkuat pengembangan Kampung Nelayan
• 17 menit laluantaranews.com
thumb
French Open 2026: Leo/Daniel Atasi Perlawanan Wakil Tuan Rumah
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Houthi Bombardir Bandara Arab Saudi, DPR Usul Pemberangkatan Jemaah Umrah RI Ditunda
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Madura United Vs Persib Bandung, Igor Tolic Langsung Turunkan Thom Haye
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Kronologi Tabrak Lari Siswa SD Tangerang Berujung Damai
• 22 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.