DPP Bidang Perempuan dan Anak Partai NasDem, DPP Garda Wanita (Garnita) Malahayati NasDem, dan Akademi Perempuan NasDem menggelar talkshow bertajuk 'Ruang Teduh Ibu: Damai dan Kekuatan Dalam Diri' di Ballroom NasDem Tower, Jakarta, Jumat (23/10).
Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-15 Partai NasDem itu dihadiri ratusan ibu dari berbagai daerah. Acara tersebut juga diramaikan dengan pameran UMKM serta berbagai kegiatan menyenangkan yang dikemas secara edukatif.
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem yang juga Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai NasDem, Amelia Anggraini, mengatakan Ruang Teduh Ibu menjadi ruang bagi para perempuan, khususnya ibu muda, untuk berbagi pengalaman dan menyuarakan persoalan kesehatan mental yang kerap dihadapi tetapi tidak selalu terlihat oleh orang lain.
Menurut Amelia, perhatian terhadap kesehatan mental ibu tidak bisa hanya dibebankan kepada perempuan. Ia menyebut, keluarga, suami, dan lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam memberikan dukungan, terutama selama kehamilan hingga masa setelah melahirkan.
“Perempuan perlu didengar dan dibantu untuk keluar dari mitos super mom, seolah-olah seorang ibu harus selalu sempurna. Kesehatan mental ibu menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Amelia dalam keterangannya.
Anggota Komisi I DPR RI itu menegaskan, ibu yang sehat secara mental akan menjadi fondasi bagi keluarga yang kuat. Pada akhirnya, keluarga yang kuat diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak dan melahirkan generasi berkualitas.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai NasDem, Sherlita Nabilah, menambahkan bahwa isu baby blues dan depresi pascamelahirkan perlu mendapatkan perhatian lebih luas. Ia menyebut, salah satu persoalan yang kerap dihadapi ibu adalah beban pengasuhan yang dirasakan harus ditanggung sendirian.
Menurutnya, dukungan dari orang-orang terdekat menjadi faktor penting agar ibu tidak merasa menghadapi seluruh tanggung jawab pengasuhan seorang diri.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para ibu lebih peduli terhadap kesehatan mentalnya sekaligus menyadarkan lingkungan sekitar akan pentingnya memberikan dukungan,” kata Sherlita.





