Gaspol Dongkrak Inklusi Keuangan, Bank Jakarta Maksimalkan Kolaborasi Bareng Regulator-Pemda

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

inklusi keuangan yang berkualitas diyakini juga dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas.

Gaspol Dongkrak Inklusi Keuangan, Bank Jakarta Maksimalkan Kolaborasi Bareng Regulator-Pemda (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Bank Jakarta) terus berupaya penuh dalam memaksimalkan peran inklusifitas keuangannya di lingkup masyarakat DKI Jakarta.

Salah satunya, upaya pemaksimalan dilakukan dengan secara konsisten mendorong kinerja bersama (kolaborasi) bersama pemerintah daerah, yaitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dan juga Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selaku regulator nasional di bidang industri jasa keuangan (IJK).

Baca Juga:
Pramono Tegaskan DKI Kuasai Saham Mayoritas Meski Bank Jakarta dan PAM Jaya Nanti IPO

Misalnya saja dengan menginisiasi sejumlah kegiatan hiburan sekaligus edukasi, dalam wadah Jakarta Financial Festival, yang digelar di Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026).

"Perluasan akses (inklusifitas) keuangan perlu diiringi dengan pendampingan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya pedagang pasar dan pelaku usaha. Dan kolaborasi perbankan, serta perusahaan jasa keuangan, bersama Pemda dan juga regulator, menjadi kunci dalam mendorong transformasi pasar rakyat serta meningkatkan daya saing usaha," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam keterangan resminya, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga:
Didorong Go Global, Pemprov Siap Tambah Modal Dasar Bank Jakarta Jadi Rp26 Triliun

Dengan kolaborasi segitiga tersebut, menurut Rano, diharapkan dapat semakin memperluas literasi dan inklusi keuangan, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.

Rano menjelaskan bahwa program digitalisasi pasar inklusif tidak bisa hanya berhenti pada gelaran kegiatan dalam satu-dua hari saja, melainkan harus terus dijalankan secara berkelanjutan.

Baca Juga:
PT SMI dan Bank Jakarta Siapkan Rp2,11 Triliun untuk Infrastruktur DKI

Dalam hal ini, seluruh pihak perlu memastikan layanan keuangan benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh para pedagang secara berkelanjutan.

"Pendampingan dan pemberdayaan pedagang juga harus terus dilakukan agar akses keuangan dapat membantu mereka mengelola usaha dengan lebih baik, memperluas peluang pembiayaan, dan meningkatkan daya saing," ujar Rano.

Karenanya, Rano mengapresiasi atas peran aktif Bank Jakarta dalam penyelenggaraan beragam acara berkonsep pasar rakyat di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Seperti halnya dalam penyelenggaraan Jakarta Financial Festival 2026, di mana Bank Jakarta tercatat sebagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) teraktif dalam mendorong literasi keuangan, yang selanjutnya diganjar lewat Anugerah Digitalisasi Pasar Inklusif 4.0.

Sementara, Direktur Utama Bank Jakarta sekaligus Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), Agus H Widodo, menyatakan bahwa kemajuan industri jasa keuangan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, besarnya transaksi, maupun perkembangan teknologi, melainkan juga dari manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

"(Penghargaan) Ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperluas edukasi keuangan dan mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat, khususnya di lingkup DKI jakarta," ujar Agus, dalam kesempatan yang sama.

Menurut Agus, pihaknya meyakini bahwa tingkat literasi keuangan yang baik akan mendorong masyarakat untuk lebih mampu dalam mengambil keputusan finansial secara lebih bijak.

Sedangkan, pada saat yang sama dan saling keterkaitan, inklusi keuangan yang berkualitas diyakini juga dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas," ujar Agus.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026, indeks literasi keuangan DKI Jakarta mencapai 84,01 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 99,74 persen.

Capaian tersebut menjadi landasan untuk terus meningkatkan kualitas pemanfaatan layanan keuangan agar tidak hanya mudah diakses, tetapi juga digunakan secara bijak, aman, produktif, dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari partisipasinya dalam Jakarta Financial Festival 2026, Bank Jakarta menghadirkan berbagai aktivitas edukasi dan layanan melalui booth Bank Jakarta.

Aktivitas tersebut meliputi pengenalan produk pendanaan dan pembiayaan, layanan transaksi digital, permainan interaktif, serta pemeriksaan kesehatan melalui kolaborasi dengan Klinik Bank Jakarta.

"Bank Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi dengan regulator, pemerintah daerah, dan pelaku industri jasa keuangan, demi dapat menghadirkan program literasi dan inklusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk pedagang pasar dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," ujar Agus.

(taufan sukma)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Deretan Mobil yang Disita KPK Terkait Korupsi BNPB, Salah Satunya Sedan Mewah BMW
• 10 jam laluokezone.com
thumb
FULL! Ade Darmawan dan Kuasa Hukum Pelapor Adu Data soal Suket Ijazah Gibran, Ada Kejanggalan?
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Saya Bangga, Dua Tahun Kita Bekerja dengan Hasil Nyata
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
BEI Catat Sembilan Perusahaan Antre IPO, Mayoritas dari Sektor Kesehatan
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
PSM U-20 Kokoh di Puncak Grup C, Tekuk Bali United 2-0
• 2 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.