jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Flyover Latumenten di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (22/10).
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan Flyover Latumenten, berjalan sesuai target yang telah ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
BACA JUGA: Kenneth DPRD DKI Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40 Persen
"Hari ini saya memonitor langsung pembangunan Flyover Latumenten, Jakarta Barat. Saya dapat laporan bahwa pembangunannya sudah mencapai 83 persen, makanya langsung saya cek benar atau tidaknya," ujar Kenneth dalam keterangannya, Sabtu (23/10).
Dalam peninjauan tersebut, Kenneth memeriksa sejumlah bagian flyover yang memiliki panjang total 800 meter itu.
BACA JUGA: Anggota DPRD DKI Kenneth Geram Lihat Macet di Lokasi Proyek Flyover Latumenten
Berbekal laporan dari pihak kontraktor, ia memastikan kesesuaian antara progres pembangunan yang dilaporkan dan kondisi di lapangan.
“Nah, pada saat kita cek di lapangan secara teknis dan lain-lain, ternyata sudah sesuai dengan apa yang disampaikan oleh kontraktor,” kata dia.
BACA JUGA: Kenneth DPRD DKI Dukung Pramono Segera Bangun Flyover Latumenten untuk Atasi Macet
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu mengingatkan kontraktor agar tetap bekerja sesuai target. Saat ini progres pembangunan telah mencapai 83 persen.
Berdasarkan instruksi Pramono, pembangunan Flyover Latumenten ini ditargetkan rampung pada Desember 2026.
“Masih ada sisa dua bulan lagi, saya harap bisa selesai sesuai target ya. Jadi, Tahun Baru nanti atau Januari 2027 bisa dibuka untuk umum dan beroperasi,” tuturnya.
Terkait kendala pembangunan Kenneth mengungkapkan bahwa kontraktor sempat mengeluhkan keterbatasan ruang kerja di lokasi proyek.
Namun, berdasarkan hasil peninjauannya, tidak ditemukan kendala signifikan yang berpotensi menghambat penyelesaian pembangunan.
Alumni PPRA Angkatan LXII Lemhannas RI itu juga menilai kemacetan di sekitar lokasi proyek mulai terurai dalam beberapa waktu terakhir.
Untuk saat ini, kendala yang dihadapi, yakni kontur yang terlalu sempit, tapi sampai detik ini saya lihat tidak ada masalah yang signifikan ya.
“Lalu, yang sempat dikeluhkan itu macet, tapi kita lihat belakangan ini sudah mulai terurai lah macetnya,” jelas Kenneth.
Selain untuk mengurai kemacetan, Flyover Latumenten juga akan dilengkapi fasilitas publik guna menunjang mobilitas masyarakat.
Fasilitas tersebut meliputi halte TransJakarta dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dilengkapi empat unit lift untuk memudahkan akses, termasuk bagi penyandang disabilitas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan DKI Jakarta itu menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Jakarta Barat.
"Saya akan terus mengawal pembangunan Flyover Latumenten tersebut agar bisa selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya. (dit/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




