HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — LPPTKA BKPRMI Kota Makassar resmi menggelar Tasyakuran Wisuda Santri Angkatan XXIX, bertepatan dengan 14 Jumadil Awal 1448 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium UIN Alauddin Makassar, Minggu, 25 Oktober 2026.
Sebanyak 701 santri berprestasi yang berasal dari 115 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kota Makassar hari ini resmi dinyatakan lulus.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan dihadiri para pengurus, tokoh agama, guru, serta ratusan orang tua yang tampak bangga menyaksikan putra-putrinya mengenakan toga wisuda.
Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Makassar, Muh. Khaerul, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
Menurutnya, capaian ini adalah buah kerja keras seluruh pihak, mulai dari pengelola TPA, guru yang setia mendidik, hingga dukungan penuh dari para orang tua.
“Pembelajaran Al-Qur’an tidak berhenti di sini. Ini bukan garis akhir, melainkan awal perjalanan yang lebih besar. Mari kita berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kita,” ujar Khaerul disambut tepuk tangan hangat dari hadirin.
Khaerul juga berharap anak-anak yang hari ini diwisuda kelak menjadi generasi yang tidak hanya lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkannya. Semoga mereka kelak menjadi penolong dan pemberi syafaat bagi orang tua di hari akhirat nanti, tambahnya dengan nada harap.
Pihaknya juga berkomitmen untuk terus menyempurnakan kurikulum pembelajaran di seluruh jajaran LPPTKA BKPRMI Makassar. Langkah ini dilakukan agar kualitas pendidikan Al-Qur’an semakin meningkat dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan yang luhur.
Informasi yang diterima menyebutkan, puncak perayaan wisuda tingkat Kota Makassar yang lebih akbar direncanakan digelar sekitar tanggal 20 November mendatang di Masjid Raya Makassar.
Pemerintah Kota Makassar juga diproyeksikan turut mendukung dan mengundang seluruh peserta dalam acara besar tersebut, sementara konfirmasi resminya masih dinantikan.
Acara berakhir dengan sesi foto bersama, doa bersama, serta pemberian penghargaan kepada santri berprestasi dan guru berdedikasi. Semangat #KembaliKeMasjid yang diusung diharapkan semakin menguatkan kehadiran Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat Kota Daeng. (adi)





