HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aksi penyerangan yang diduga dilakukan sekelompok geng motor di Jalan Gunung Bawakaraeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berujung pembakaran.
Satu unit sepeda motor dibakar oleh massa setelah kendaraan tersebut terjatuh saat kelompok itu melarikan diri, Minggu (25/10/2026) dini hari.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.10 Wita itu bermula ketika sekelompok orang diduga anggota geng motor menyerang kawasan permukiman dengan melempari batu dan meledakkan petasan ke arah Lorong 1 Jalan Gunung Bawakaraeng.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Ahmad, menjelaskan bahwa aksi tersebut memicu reaksi warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Awalnya sekelompok geng motor melakukan pelemparan batu dan meledakkan petasan ke dalam lorong 1 Jalan Gunung Bawakaraeng,” kata Jafar dalam keterangannya.
Warga yang melakukan perlawanan membuat kelompok tersebut melarikan diri dari lokasi, tetapi satu sepeda motor yang digunakan kelompok itu terjatuh dan ditinggalkan pengendaranya.
Situasi kemudian memanas ketika warga yang tersulut emosi membakar sepeda motor tersebut.
“Kelompok geng motor tersebut melarikan diri namun salah satu sepeda motor terjatuh kemudian warga yang marah melakukan pembakaran terhadap sepeda motor tersebut,” jelas Jafar.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan memastikan situasi kembali terkendali.
Setibanya di lokasi, polisi mendapati satu unit Yamaha Aerox dalam kondisi terbakar dan langsung melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian.
“Sampai di TKP anggota melihat satu unit motor Yamaha Aerox yang terbakar, sehingga anggota langsung mengamankan TKP,” ucap Jafar.
Sementara itu, Kapolsek Makassar, Kompol Mustari, menyatakan pihaknya masih menyelidiki insiden tersebut, termasuk rangkaian kejadian yang berujung pada pembakaran kendaraan.
Mustari menjelaskan bahwa pembakaran sepeda motor itu dipicu kemarahan warga setelah permukiman mereka menjadi sasaran penyerangan kelompok geng motor. (*)





