Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi monumen bersejarah Perang Korea di Kota Dandong, Provinsi Liaoning, China, Sabtu (24/10/2026). Kunjungan singkat selama satu hari tersebut dilakukan menjelang peringatan 76 tahun masuknya Relawan Rakyat China dalam Perang Korea. (KCNA via REUTERS)
2/5Mengutip media pemerintah Korea Utara, KCNA, Kim kembali ke negaranya pada Minggu (25/10/2026) setelah melakukan kunjungan melalui jalur darat. Ia melintasi jembatan yang baru dibuka dan menghubungkan Korea Utara dengan China, yang selama ini menjadi sekutu sekaligus mitra dagang terbesar Pyongyang. (KCNA via REUTERS)
Dalam kunjungan ke Balai Peringatan Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea, Kim bertemu dengan Ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC), Wang Huning. Keduanya terlihat berjabat tangan dalam foto yang dirilis KCNA. (KCNA via REUTERS)
4/5Dalam rekaman televisi pemerintah Korea Utara, Kim juga terlihat mengamati foto arsip kakeknya, Kim Il Sung, pendiri Korea Utara, bersama Mao Zedong, pendiri Republik Rakyat China. Kunjungan ini menegaskan kembali narasi sejarah yang menjadi bagian penting dari hubungan kedua negara. (KCNA via REUTERS)
Media pemerintah Korea Utara menyoroti makna historis kunjungan tersebut bagi hubungan kedua negara. Ikatan Pyongyang dan Beijing disebut sebagai hubungan yang tak terputus, yang terbentuk selama Perang Korea pada 1950-1953, ketika China mendukung Korea Utara dalam konflik melawan Korea Selatan yang didukung Amerika Serikat. (KCNA via REUTERS)




