Jakarta, VIVA – Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, menilai Manchester United tidak memiliki pilihan lain selain memecat pelatih kepala Michael Carrick setelah tim berjuluk Setan Merah itu menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di kandang sendiri, Stadion Old Trafford, Minggu (25/10/2026).
Carragher menegaskan bahwa manajemen klub harus segera bertindak tegas untuk melakukan pergantian manajer di ruang ganti Old Trafford usai hasil buruk tersebut.
"Manchester United perlu melakukan pergantian manajer malam ini. Mereka perlu membuat keputusan itu," tegas Carragher dalam analisisnya di Sky Sports.
Situasi di internal Manchester United sendiri kian memanas setelah Carrick memilih mencoret sang kapten, Bruno Fernandes, dari daftar starting XI pada pertandingan tersebut.
Keputusan itu diambil tak lama setelah Bruno melontarkan kritik terbuka terhadap Carrick usai kekalahan 4-1 dari Como di ajang Liga Champions. Seminggu sebelumnya, bek Lisandro Martinez juga menyuarakan kritikan serupa.
Meski Carrick bergeming dan bersikeras bahwa pencoretan Bruno murni merupakan pertimbangan taktis sepak bola dan bukan hukuman disiplin, langkah tersebut justru berbuah petaka. Kekalahan telak di Old Trafford kian menambah tekanan hebat pada pundak mantan gelandang Manchester United tersebut.
Dalam pandangannya, Carragher menilai publik dan suporter tetap menaruh rasa hormat kepada Carrick karena statusnya sebagai salah satu legenda besar klub, di tengah hubungan yang merenggang dengan para pemain bintangnya.
"Para penggemar telah memihak Michael Carrick dan ini bukan tentang dia sebagai manajer, tetapi tentang dia sebagai sosok besar dalam sejarah United. Para pemain itu belum melakukan apa pun dibandingkan dengan tim-tim di masa lalu, jadi Michael Carrick akan selalu memenangkan pertarungan melawan Bruno Fernandes, dan memang seharusnya begitu, tidak peduli seberapa berbakatnya dia sebagai pemain," tambah Carragher.





