Koalisi Mahasiswa Unggul dalam Pemilu Serbia 2026, Aleksandar Vucic Akui Kekalahan setelah Oposisi Raih 52 Persen Suara

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Koalisi oposisi yang didukung mahasiswa unggul dalam pemilihan legislatif Serbia pada Minggu (25/10/2026), dengan proyeksi perolehan 52 persen suara, sementara mantan Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengakui kekalahan koalisi yang dipimpinnya.

Berdasarkan hasil awal lembaga survei Ipsos dan Center for Free Elections and Democracy (CeSID), koalisi Mahasiswa Menang memperoleh 52 persen suara, sedangkan koalisi Serbia Bersatu pimpinan Vucic meraih 39,3 persen.

Vucic memperkirakan koalisi mahasiswa akan menguasai 135 hingga 140 kursi dari total 250 kursi Majelis Nasional Serbia.

Sementara itu, koalisi Serbia Bersatu diproyeksikan hanya memperoleh sekitar 105 kursi parlemen.

Meski demikian, hasil tersebut masih bersifat sementara karena penetapan resmi akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Serbia.

Aleksandar Vucic Akui Kekalahan dalam Pemilu Serbia

Aleksandar Vucic menyampaikan pengakuan kekalahan di markas Partai Progresif Serbia (SNS) di Beograd pada Minggu (25/10/2026).

Ia mengakui bahwa hasil awal penghitungan suara menunjukkan koalisi yang dipimpinnya tertinggal dari oposisi yang didukung mahasiswa.

"Kita masih belum mendapat hasil pastinya. Banyak yang akan kaget, dan kalian akan menyadari siapa saja yang berbohong. Menurut sampel berjenjang, sudah jelas bahwa kita kalah dalam pemilu kali ini," katanya.

Vucic menyebut koalisi mahasiswa diperkirakan memperoleh 135 hingga 140 kursi parlemen.

Jumlah tersebut melampaui batas mayoritas sederhana sebanyak 126 kursi di Majelis Nasional Serbia.

Sementara itu, koalisi Serbia Bersatu diperkirakan mendapatkan 105 kursi.

Dalam pernyataannya, Vucic juga menuding adanya campur tangan asing yang memengaruhi hasil pemilihan.

Ia mengeklaim intervensi sejumlah negara Eropa dan "negara-dalam-negara yang didukung Amerika" menjadi penyebab kekalahannya.

Namun, tudingan tersebut merupakan pernyataan Vucic dan belum disertai bukti yang dijelaskan dalam laporan hasil pemilu.

Koalisi Mahasiswa Raih 52 Persen Suara Berdasarkan Proyeksi Awal

Hasil penghitungan awal yang dirilis Ipsos dan CeSID menunjukkan keunggulan koalisi Mahasiswa Menang atas koalisi pendukung Vucic.

Proyeksi tersebut didasarkan pada 56 persen sampel yang telah diolah.

Koalisi Mahasiswa Menang memperoleh 52 persen suara, sedangkan Serbia Bersatu meraih 39,3 persen.

Adapun koalisi Faktor Stabilitas pimpinan Ivica Dacic dari Partai Sosialis mendapatkan sekitar 2,3 persen suara.

Hasil serupa juga ditunjukkan organisasi pemantau pemilu CRTA.

Berdasarkan proyeksi CRTA, koalisi mahasiswa memperoleh 51,47 persen suara.

Sementara itu, koalisi Vucic mendapatkan 40,42 persen suara.

Perbedaan angka antara kedua lembaga tersebut menunjukkan bahwa hasil pemilihan masih berupa proyeksi dan belum menjadi keputusan resmi penyelenggara pemilu.

Dominasi Partai Progresif Serbia Sejak 2012 Terancam Berakhir

Keunggulan koalisi mahasiswa menandai kemunduran bagi Partai Progresif Serbia yang telah mendominasi politik negara tersebut sejak 2012.

Pada pemilihan legislatif Desember 2023, koalisi SNS memperoleh 46,75 persen suara dan berhasil mengamankan 129 kursi parlemen.

Saat itu, koalisi oposisi terbesar bernama Serbia Menolak Kekerasan hanya mendapatkan 23,66 persen suara dan 65 kursi.

Sementara itu, koalisi Partai Sosialis pimpinan Ivica Dacic meraih 6,55 persen suara dan 18 kursi parlemen.

Proyeksi pemilu 2026 menunjukkan perubahan dukungan pemilih yang signifikan dibandingkan hasil pemilihan sebelumnya.

Koalisi mahasiswa kini diperkirakan menjadi kekuatan terbesar di parlemen Serbia apabila hasil akhir sesuai dengan proyeksi awal.

Presiden Montenegro Ucapkan Selamat kepada Koalisi Mahasiswa

Presiden Montenegro Jakov Milatovic menyampaikan ucapan selamat kepada koalisi mahasiswa setelah hasil awal pemilu menunjukkan keunggulan mereka.

Melalui media sosial X, Milatovic mengapresiasi rakyat Serbia yang telah menggunakan hak pilih dalam proses demokrasi.

Ia berharap hasil pemilihan tersebut membuka babak baru dalam hubungan antara Montenegro dan Serbia.

Milatovic juga menyampaikan harapan agar hubungan kedua negara semakin diperkuat melalui persahabatan, dialog, dan kerja sama menuju masa depan bersama di Eropa.

Partai Minoritas Bosnia Tunggu Penetapan Kursi Parlemen

Pemilihan legislatif Serbia 2026 juga diikuti sejumlah partai yang mewakili komunitas etnis Bosnia, khususnya di wilayah barat daya negara tersebut.

Partai-partai tersebut antara lain Partai Keadilan dan Rekonsiliasi (SPP) yang dikenal melalui Usame Zukorlic.

Selain itu, terdapat Partai Tindakan Demokratik Sandzak (SDA Sandzaka) pimpinan Sulejman Ugljanin serta koalisi terpisah yang dipimpin Rasim Ljajic.

Pada pemilu 2023, kelompok politik yang dipimpin Zukorlic memperoleh 0,76 persen suara dan mengamankan dua kursi parlemen.

Sementara itu, SDA Sandzaka meraih 0,57 persen suara dan mendapatkan dua kursi.

Aturan pemilu Serbia memberikan pengecualian bagi partai atau koalisi minoritas dari ambang batas parlemen sebesar tiga persen.

Ketentuan tersebut memungkinkan kelompok minoritas memperoleh keterwakilan di Majelis Nasional meskipun tidak mencapai ambang batas yang berlaku bagi partai lainnya.

Penentuan kursi untuk kelompok minoritas baru akan dilakukan setelah hasil akhir pemilu ditetapkan secara resmi.

Dengan demikian, komposisi akhir parlemen Serbia masih menunggu keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Serbia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apa itu Kiamat Kubra dan Sugra dalam Islam? Ini Tanda-Tandanya
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,540 Juta per Gram, Cek Lengkapnya
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Belajar Demokrasi, Puluhan Pemuda Ikuti Program Remaja Bernegara NasDem di Sumbar
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dukung Penanganan Penyakit Saraf di Indonesia, Mayapada Hospital Gelar Neuro Connect 2026
• 18 jam laludisway.id
thumb
Pemerintah Bagikan 1 Juta Ton Beras Bansos untuk Desil 1-4, Keluarga Dapat 30 Kg
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.