Jakarta, tvOnenews.com - Insanul Fahmi, suami siri Inara Rusli mengungkapkan alasan dirinya belum mengambil akta cerai dari Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Sumatera Utara (Sumut).
Insanul Fahmi mengaku terkendala kondisi keuangan, meskipun permohonan cerai yang diajukan mantan istrinya, Wardatina Mawa telah dikabulkan pada Kamis (9/7/2026).
Selain faktor finansial, Insanul Fahmi mengaku dirinya sangat sibuk. Hal ini menjadi penyebab belum sempat mengurus administrasi proses maupun pengambilan akta cerai dari PA Lubuk Pakam.
"Belum sempat dan karena jauh juga. Lagian ongkos (penerbangan pesawat) ke Medan tiketnya mahal sekarang. Jadi, memang belum diambil, lalu memang belum ada waktu juga. Jadi, nanti saja lah," ujar Insanul Fahmi dilansir tvOnenews.com dari Intens Investigasi, Senin (26/10/2026).
- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube dr Richard Lee, MARS/Instagram @wardatinamawa
Meski dokumen perceraian belum berada di tangannya, Insanul memastikan tidak berniat kembali membina rumah tangga bersama Wardatina Mawa.
Menurutnya, penundaan tersebut murni berkaitan dengan persoalan waktu dan proses administrasi yang belum sepenuhnya dipahaminya.
"Kalau itu (keinginan rujuk) sudah enggak lah. Jadi memang kendala waktunya saja makanya (akta cerai) belum sempat diambil. Lagi juga aku belum ngerti proses pengadilannya gimana karena baru sekali juga kan menghadapi hal ini (cerai)," tegasnya.
Di sisi lain, kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Kurniadi menjelaskan bahwa, status perceraian kliennya dengan Wardatina Mawa telah sah secara hukum setelah adanya putusan pengadilan.
Karena itu, tegas dia, pengambilan akta cerai dipandang sebagai bagian dari penyelesaian administrasi.
"Karena sudah putusan, saya rasa ya tinggal ngambil aktanya saja. Kan akta (cerai) itu hanya syarat administrasi saja, karena kalau putusannya sudah secara hukum bahwa mereka telah bercerai," kata Tommy.
Tommy juga meminta Wardatina Mawa memberikan waktu kepada Insanul untuk menyelesaikan urusannya. Ia menyebut kondisi finansial kliennya sedang kesulitan setelah bisnis yang dijalankan mengalami hancur lebur.
"Ya sabar-sabar saja dahulu karena memang kondisi ekonomi Insanul juga lagi enggak baik. Beliau juga sedang kena musibah," tukasnya.
(hap)




