Bernardo Tavares Pelatih Persebaya mengatakan, agresivitas, intensitas permainan, dan semangat juang hingga menit akhir merupakan kunci kemenangan Persebaya Surabaya atas Madura United dengan skor 3-1 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (26/10/2026).
“Saya sangat menyukai sikap dan karakter yang ditunjukkan para pemain. Mereka bermain agresif, memiliki intensitas tinggi, dan terus bergerak untuk menciptakan ruang. Inilah karakter yang ingin kami bangun sebagai identitas Persebaya,” katanya dalam after match press conference.
Tavares mengapresiasi karakter yang ditunjukkan anak asuhnya sepanjang pertandingan, terutama ketika menghadapi tekanan setelah Madura United menyamakan kedudukan pada menit ke-70 meski bermain dengan 10 pemain.
Menurutnya, para pemain tetap berusaha tampil agresif, bergerak untuk membuka ruang, dan menjaga intensitas permainan hingga mampu memastikan kemenangan lewat dua gol pada masa menit akhir tambahan waktu.
Laga melawan Madura United yang saat ini bertengger di papan atas menurutnya bukan pertandingan mudah. Tavares mengakui timnya mengalami kesulitan mengembangkan permainan, terlebih kondisi hujan dan lapangan basah turut memengaruhi akurasi umpan.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa Madura United juga mengandalkan permainan langsung dan keunggulan postur pemain di lini depan. Ia berupaya mengantisipasi situasi tersebut dengan memasukkan Risto Mitrevski dan Sadida Nugraha untuk memperkuat respons pertahanan sekaligus menjaga kebugaran pemain.
“Kami sudah memperkirakan Madura United akan memasukkan pemain-pemain bertubuh tinggi ke lini depan. Kami berusaha mengantisipasinya dengan segera memasukkan Risto dan Sadida,” jelasnya.
Kerja keras Persebaya terbayar pada penghujung laga. Yuran Fernandes membawa Green Force kembali unggul melalui tendangan penalti pada menit ke-90+1, sebelum Yann Mabella memastikan kemenangan 3-1 lewat gol pada menit ke-90+6.
Bagi Tavares, sikap pantang menyerah dan karakter permainan tersebut harus terus dipertahankan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Pihaknya ingin agresivitas, intensitas, dan semangat juang menjadi identitas Persebaya, bukan hanya ketika menghadapi Madura United, tetapi juga di laga lanjutan Super League mendatang.
“Kami harus mempertahankan karakter tersebut siapa pun lawannya, baik Madura United maupun Persijap, kami harus terus menunjukkan semangat yang sama,” ujarnya.
Seperti diketahui, setelah tuntas melawan Madura United, Persebaya hanya memiliki waktu jeda singkat, karena akan langsung menghadapi Persijap Jepara di Stadion GBT Surabaya, pada Jumat (30/10/2026) mendatang.(ris/iss/ham)




