Potret Kebakaran Besar di Pemukiman Kumuh Gangnam Korea

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
1/6

Petugas pemadam kebakaran menyaksikan helikopter menjatuhkan air untuk memadamkan api di Desa Guryong, Seoul, Korea Selatan, Selasa (27/10/2026). Kebakaran melanda permukiman kumuh di distrik Gangnam tersebut dan berdampak pada 77 rumah tangga yang dihuni 107 orang, menurut laporan kantor berita Yonhap. (REUTERS/Kim Soo-hyeon)

2/6

Seorang petugas pemadam kebakaran mengatakan kepada Reuters bahwa belum ada laporan korban luka maupun korban jiwa. Sementara itu, Yonhap melaporkan warga telah dievakuasi ke tempat penampungan darurat. (REUTERS/Kim Soo-hyeon)

3/6

Menurut Yonhap, kebakaran bermula sekitar pukul 15.50 waktu setempat di sebuah bangunan sementara. Petugas mengerahkan 232 personel dan 70 kendaraan untuk memadamkan api. Enam helikopter juga dikerahkan untuk mencegah api merambat ke kawasan pegunungan di dekat permukiman tersebut. (REUTERS/Kim Soo-hyeon)

4/6

Guryong dikenal sebagai salah satu permukiman kumuh terbesar yang tersisa di Seoul. Kawasan ini mulai terbentuk pada 1970-an dan 1980-an ketika keluarga yang tergusur akibat proyek pembangunan fasilitas publik mendirikan tempat tinggal tanpa izin di pinggiran Gangnam. (REUTERS/Kim Soo-hyeon)

5/6

Rumah-rumah di kawasan tersebut dibangun berdekatan dengan material yang mudah terbakar, seperti lembaran vinil dan kayu lapis. Kondisi ini membuat kebakaran berpotensi menyebar dengan cepat di antara bangunan. (REUTERS/Kim Soo-hyeon)

6/6

Sebelumnya, kebakaran besar juga melanda Guryong pada Januari 2026 dan memaksa ratusan warga mengungsi. (REUTERS/Kim Soo-hyeon)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siapkan Rp722 Miliar Stimulus Tiket Pesawat Akhir Tahun 2026
• 14 jam lalunarasi.tv
thumb
Hari Keempat IBL All Indonesian 2026: Dewa United Amankan Kemenangan Ketiga
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
25 Orang Terjaring Razia Narkoba dalam Kontrakan di Madiun, 4 Positif Sabu
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Reaktivasi jalur KA Sumbar untuk pemerataan transportasi publik
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Hadiri Konferensi Kejaksaan China-ASEAN, Jamdatun Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Era Digital
• 13 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.