4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Sebanyak empat Sekolah Rakyat meraih penghargaan sebagai Penyelenggara Sekolah Rakyat Terbaik dalam ajang Mandaya Awards 2026. Apresiasi ini diberikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM).

Adapun empat sekolah tersebut, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kediri, SRT 1 Kabupaten Takalar, SRT 1 Kabupaten Bogor yang ketiganya dari jenjang SMA, dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 14 Bandung Barat. 

Baca Juga :
Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia
Sekolah Rakyat Perlu Sentuh Daerah 3 T, Kemensos Dukung Usulan Intan Jaya yang Sudah Siapkan Lahan 7 Hektare

Mandaya Awards 2026 adalah penghargaan bagi berbagai pihak yang dinilai telah memberi kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat, seperti pemerintah daerah, perguruan tinggi, pesantren, badan usaha, hingga masyarakat. 

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan. Menurut dia, angka kemiskinan tidak dapat turun dengan sendirinya, tetapi perlu melibatkan banyak pihak. Mulai dari kontribusi kepala desa, dosen, mahasiswa, pengusaha, hingga pimpinan pesantren.

"Di balik turunnya angka kemiskinan ini, ada orang-orang yang mau turun tangan. Para kepala desa yang turun terus ke dusun masing-masing," kata Muhaimin di Ballroom Plaza BP Jamsostek, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

"Bukan yang paling besar lembaganya, juga bukan yang paling mahal anggarannya. Tetapi yang paling kita harapkan adalah siapa yang dampaknya nyata dan dibuktikan," sambungnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan data BPS 2026, tingkat kemiskinan turun dari 8,57 persen menjadi 8,07 persen. Sedangkan kemiskinan ekstrem turun dari 2,8 juta menjadi 1,7 juta jiwa.

"Artinya, dalam dua tahun ini sekitar 1,1 juta saudara kita keluar dari kemiskinan ekstrem," jelas Muhaimin.

Selain itu, Muhaimin mengatakan, pemerintah juga berkoordinasi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan melalui pendidikan, pembiayaan usaha, pendampingan desa, dan program lainnya. Salah satunya melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang kini diikuti 44.200 anak.

"Ada satu cerita yang paling menarik dan membanggakan bahwa hari ini 44 ribu anak-anak yang terlantar dan kurang beruntung dari keluarga yang paling miskin, hari ini telah bersekolah di Sekolah Rakyat dengan fasilitas yang lengkap dan memadai," ujarnya.

Menurut Muhaimin, para murid telah menunjukkan perkembangan positif setelah bersekolah di Sekolah Rakyat.

"Saya sendiri amat sangat kaget, 6 bulan yang lalu dibanding dengan yang sekarang, anak-anak yang bersekolah di Sekolah Rakyat sudah berubah segalanya. Semuanya menjadi segar, motivasinya tinggi, hari ini sudah mengalami berbagai kemajuan," katanya.

Baca Juga :
Pembangunan 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
Malam Hangat Seskab Teddy di Sekolah Rakyat, Bernyanyi Bersama hingga Mengantar Siswa Beristirahat
Pemuda Masjid Dunia Rancang Program untuk Pengentasan Kemiskinan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRIN Kembangkan Prediksi Karhutla hingga Enam Bulan dan Deteksi Titik Api via Satelit
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pelaku Mutilasi Istri dan Anak Terinspirasi Film, Beli Mesin Pencacah Daging dan Tungku Pembakaran
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Atasi Karhutla, Malaysia Tawarkan Bantuan Pesawat Amfibi hingga 44 Personel
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Pemilu Israel Makin Sengit, Netanyahu Butuh 4 Kursi Lagi untuk Kuasai Parlemen
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah pusat siapkan solusi bagi daerah yang kesulitan fiskal
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.