Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Ini 2 Kemungkinan Motifnya Menurut Pengamat

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Kepala Kajian Sektor Energi Energi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abra Talattov menilai ada dua kemungkinan motif di balik langkah pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura. (Sumber: Envato/photocreo)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Kajian Sektor Energi Energi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abra Talattov menilai ada dua kemungkinan motif di balik langkah pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura. 

Menurut dia, motif tersebut berkaitan dengan niat untuk meningkatkan industrialisasi dalam negeri atau sebagai reaksi atas pernyataan negara lain soal penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. 

"Ada kesan yang menunjukkan kebijakan pemerintah apakah motifnya semata-mata memang untuk meningkatkan pasokan di dalam negeri untuk kebutuhan industrialisasi," ujar Abra dalam program Kompas Bisnis KompasTV, Rabu (28/10/2026). 

"Atau memang ini adalah sikap reaktif atau narasi politik yang muncul karena memang proses penanganan terhadap beberapa permasalahan di dalam negeri, termasuk dengan isu karhutla." 

Ia menjelaskan, 45 persen kebutuhan sektor kelistrikan di Singapura berasal dari gas bumi. Kebutuhan 45 persen tersebut berasal dari Indonesia dan Malaysia. 

Baca Juga: Pengamat Ingatkan Risiko Polemik Gas Singapura: Negara Lain Bisa Cari Mitra Alternatif

Oleh karena itu, Abra memandang posisi tawar Indonesia cukup besar dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan posisi power Indonesia yang tinggi dalam sektor energi kepada pemerintah Singapura.

Meskipun begitu, ia mengingatkan adanya risiko yang perlu dicermati pemerintah Indonesia. 

Menurutnya, pemangkasan ekspor gas itu bisa menjadi preseden negatif terhadap citra baik hubungan Indonesia dan Singapura, baik dari sisi investasi maupun perdagangan. 

"Apalagi kita tahu bahwa Singapura termasuk salah satu negara mitra utama dalam hal perdagangan dan investasi," ungkapnya. 

Abra menjelaskan, pangsa investasi di Indonesia sekitar 30 persen, kemudian perdagangan Indonesia ke Singapura pangsanya sekitar 4,5 persen.

Oleh karena itu, ia menilai adanya pemangkasan ekspor gas ke Singapura bisa berdampak signifikan terhadap hubungan ekonomi antara Indonesia dan Singapura.

Baca Juga: Menteri Indonesia Ramai-Ramai Ancam Singapura, Pakar: Terlalu Emosional dan Destruktif

Diberitakan KompasTV, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memangkas ekspor gas bumi ke Singapura sebesar 31 billion British thermal units per day (BBTUD) mulai Sabtu (24/10/2026). 

Kebijakan tersebut dilakukan berkaitan dengan kebutuhan energi dalam negeri, terutama untuk pembangkit listrik dan sektor industri.

Bahlil mengatakan sejumlah sumur gas mengalami penurunan produksi akibat penghentian sementara operasi untuk pemeliharaan atau shutdown. Kondisi itu membuat pemerintah perlu memprioritaskan pasokan gas untuk memenuhi kebutuhan nasional.

"Karena terjadi pemeliharaan, maka saya harus memprioritaskan kepentingan dalam negeri. Ada dua di situ. Satu adalah urusan PLN. Yang kedua urusan industri," ujar Bahlil dalam konferensi pers, Senin (26/10/2026).

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • indonesia pangkas ekspor gas ke singapura
  • gas
  • singapura
  • ekspor gas ke singapura
  • ekspor gas
  • INDEF
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaga Ekosistem Perairan Sumatera, PalmCo Tebar 60 Ribu Ikan Baung dan Nila ke Sungai
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
OJK Terima 423 Karya Ilmiah di KARISMA 2026, Tertinggi Sejak 2021
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Hensa: Seskab cek Sekolah Rakyat malam hari pastikan program berjalan
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Pemko Pekanbaru Kebut Proyek Simpang Sebidang, Diharap Mampu Urai Macet
• 20 jam laludetik.com
thumb
Truk Tangki Air Tabrak Transjakarta di Pancoran Jaksel, Polisi Temukan Bong di Lokasi
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.