Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober menjadi momentum untuk melihat kembali kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk tantangan dalam memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebesar 4,65 persen atau sekitar 7,22 juta orang belum terserap pasar kerja.
Di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda, potret keseharian masyarakat memperlihatkan beragam cara untuk mengisi waktu dan memenuhi kebutuhan hidup.
Sejumlah anak muda terlihat berkumpul dan bersantai, sementara pekerja informal menunggu penumpang, menjajakan dagangan, hingga mengandalkan tradisi budaya untuk memperoleh penghasilan.





