Koalisi Netanyahu Khawatir dengan Peningkatan Partisipasi Warga Arab Keturunan Palestina di Pemilu Israel

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Tel Aviv, tvOnenews.com — Koalisi Benjamin Netanyahu mengaku khawatir dengan meningkatnya partisipasi warga Arab keturunan Palestina dalam Pemilu Israel 2026.

Menurutnya, suara dari bangsa Arab akan sangat menentukan dalam konstelasi politik ini, di mana partisipasi Pemilu Israel 2026 menjadi yang terbesar bagi mereka.

Dalam Pemilu Israel 2026, tingkat partisipasi pemilih menjadi salah satu sorotan utama. Hingga pemungutan suara ditutup, ada 77,7 persen jumlah pemilih yang tunaikan haknya. 

Jumlah tersebut juga menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Pemilu Israel dalam dua dekade terakhir yang dalam fenomena ini turut menyeret keterlibatan warga Arab.

Melansir survei Israel Democracy Institute (IDI), sekitar 80 hingga 95 persen pemilih muda menyatakan akan menggunakan hak pilih mereka. Di kalangan warga Arab Israel, angka tersebut tercatat mencapai 87 persen.

Suara Warga Arab terhadap Netanyahu 

Reklame kampanye Benjamin Netanyahu dalam Pemilu Israel 2026
Sumber :
  • REUTERS/Amir Cohen

Laporan dari Reuters mengatakan jika warga Arab keturunan Palestina menyumbang sekitar 21% dari populasi Israel, di mana peran mereka cukup berpengaruh dalam pemilu kali ini.

Koalisi pimpinan Benjamin Netanyahu bahkan menyebut jika pemilih Arab Israel adalah 'gangguan terbesar dalam pemilu' lantaran kenaikan partisipasinya.

Tingginya partisipasi warga Arab di Israel dapat memberikan pengaruh yang berpotensi menentukan bagi partai-partai Arab terhadap langkah selanjutnya.

Selain itu, bangsa Arab keturunan Palestina di Israel juga dapat memegang kendali keseimbangan kekuatan antara blok-blok yang bersaing di Pemilu 2026.

“Bangsa Arab belum pernah berada dalam posisi di mana mereka memiliki kekuatan sebesar ini,” ujar Dennis Ross, mantan negosiator perdamaian Timur Tengah AS dilansir dari Reuters.

Oleh karena itu, oposisi yang dipimpin Gadi Eisenkot berupaya untuk menyatukan dukungan dari partai-partai yang mayoritas berisi para warga Arab keturunan Palestina.

Namun jika melihat dari hasil hitung sementara, tampaknya Benjamin Netanyahu yang membutuhkan tambahan kursi untuk kembali memerintah di Knesset juga tak tinggal diam. 

Netanyahu Ungguli Eisenkot

Benjamin Netanyahu saat tunaikan hak suaranya dalam Pemilu Israel 2026
Sumber :
  • YONATAN SINDEL/Pool via REUTERS

Dengan jumlah pemilih yang mencapai rekor tertinggi, Reuters menyebut jika proses perhitungan suara dalam Pemilu Israel 2026 telah mencapai 86 persen.

Tiga stasiun televisi Israel memperkirakan blok Netanyahu yang diikuti partai sayap kanan, sayap kanan jauh, dan ultra-Ortodoks akan memenangkan 53 kursi di parlemen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pilu Bayi di Bulukumba Meninggal karena Sakit Tak Ada Susu: Ibu Sudah Tiada, Tinggal dengan Nenek
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Nenek di Depok Nekat Bakar Cucu hingga Kritis karena Tak Dijemput, Begini Kronologi Lengkapnya!
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Foto: Pasukan Oranye Bersihkan Puing Imbas Kecelakaan Dua Truk di Depan DPR
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pengangguran Masih Tinggi, Kemnaker Kembali Tekankan Pentingnya Pelatihan Kerja
• 6 jam laludisway.id
thumb
Dua Tahun Prabowo-Gibran: MagangHub hingga Sekolah Garuda Siapkan SDM Unggul
• 12 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.