Jakarta (ANTARA) - Polri dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memperkuat kebersamaan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman dan kondusif.
Dikutip dari keterangan resmi, Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto saat bersilaturahmi dengan Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz beserta jajaran di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kamtibmas.
Menurutnya, upaya menjaga keamanan memiliki keselarasan dengan semangat amar ma’ruf nahi munkar, yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Kesamaan semangat tersebut menjadi landasan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan tertib.
“Harapan kami tentunya apa yang sudah kita sinergikan selama ini bisa berjalan lebih baik, lebih bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Pemimpin Korps Bhayangkara itu juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan PBNU karena Polri selama ini mendapatkan dukungan dari jajaran organisasi keagamaan tersebut dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui jejaring organisasi hingga tingkat daerah.
Dukungan tersebut, kata Kapolri, menjadi modal untuk memperkuat kerja sama yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kami juga berterima kasih kepada Bapak Ketua dan jajaran NU karena selama ini kami sangat terbantu dan selalu bersinergi serta berkolaborasi di lapangan dalam melaksanakan tugas-tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan bahwa NU sejak awal memiliki orientasi pengabdian kepada masyarakat, termasuk mendukung kehidupan yang tertib agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan baik.
Gus Kikin, sapaan akrabnya, juga menilai perkembangan zaman yang berlangsung cepat membutuhkan keterlibatan bersama, khususnya dalam membimbing generasi muda dan menjaga kehidupan sosial.
Ia pun berharap hubungan PBNU dan Polri dapat semakin erat serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Adapun pertemuan tersebut turut membahas rencana penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) sebagai landasan untuk menyelaraskan program kedua pihak.
Melalui kerja sama tersebut, Polri dan PBNU berharap dapat memperkuat peran masing-masing dalam menjaga ketertiban, membangun kepedulian sosial, dan mendukung kehidupan masyarakat yang lebih aman serta harmonis.
Baca juga: Kapolri tegaskan integritas harus jadi dasar pelaksanaan tugas polisi
Baca juga: Kapolri dorong penelusuran aset dalam tangani kejahatan digital
Dikutip dari keterangan resmi, Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto saat bersilaturahmi dengan Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz beserta jajaran di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kamtibmas.
Menurutnya, upaya menjaga keamanan memiliki keselarasan dengan semangat amar ma’ruf nahi munkar, yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Kesamaan semangat tersebut menjadi landasan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan tertib.
“Harapan kami tentunya apa yang sudah kita sinergikan selama ini bisa berjalan lebih baik, lebih bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Pemimpin Korps Bhayangkara itu juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan PBNU karena Polri selama ini mendapatkan dukungan dari jajaran organisasi keagamaan tersebut dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui jejaring organisasi hingga tingkat daerah.
Dukungan tersebut, kata Kapolri, menjadi modal untuk memperkuat kerja sama yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kami juga berterima kasih kepada Bapak Ketua dan jajaran NU karena selama ini kami sangat terbantu dan selalu bersinergi serta berkolaborasi di lapangan dalam melaksanakan tugas-tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan bahwa NU sejak awal memiliki orientasi pengabdian kepada masyarakat, termasuk mendukung kehidupan yang tertib agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan baik.
Gus Kikin, sapaan akrabnya, juga menilai perkembangan zaman yang berlangsung cepat membutuhkan keterlibatan bersama, khususnya dalam membimbing generasi muda dan menjaga kehidupan sosial.
Ia pun berharap hubungan PBNU dan Polri dapat semakin erat serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Adapun pertemuan tersebut turut membahas rencana penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) sebagai landasan untuk menyelaraskan program kedua pihak.
Melalui kerja sama tersebut, Polri dan PBNU berharap dapat memperkuat peran masing-masing dalam menjaga ketertiban, membangun kepedulian sosial, dan mendukung kehidupan masyarakat yang lebih aman serta harmonis.
Baca juga: Kapolri tegaskan integritas harus jadi dasar pelaksanaan tugas polisi
Baca juga: Kapolri dorong penelusuran aset dalam tangani kejahatan digital





