Christine Lagarde Mundur Lebih Awal dari ECB pada 7 Februari 2027

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Frankfurt: Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde menyatakan akan mengundurkan diri pada 7 Februari 2027. Pengunduran diri Lagarde tersebut lebih awal, hampir sembilan bulan sebelum masa jabatan delapan tahunnya berakhir.

Melansir Xinhua, Jumat, 30 Oktober 2026, Presiden Dewan Eropa Antonio Costa mengatakan pada Kamis waktu setempat, Dewan Eropa akan segera memulai proses pemilihan pengganti Lagarde.

Pengumuman ini muncul menjelang pemilihan presiden Prancis pada musim semi 2027, di tengah spekulasi yang terus berlanjut mengenai langkah politik Lagarde selanjutnya serta kemungkinan ambisinya untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Kabar ini juga datang pada saat yang krusial bagi perekonomian zona euro, tepat sebelum ECB mengumumkan keputusan suku bunganya pada hari yang sama.

Lagarde mendesak pemerintah berbagai negara untuk menjaga keuangan publik yang berkelanjutan. Ia memperingatkan meningkatnya utang dan risiko inflasi yang dipicu oleh sektor energi dapat mengancam stabilitas ekonomi.


Christine Lagarde mundur dari ECB pada 7 Februari 2027. Foto: dok Xinhua.
 

Baca Juga :

ECB Diminta tak Terburu-buru Menaikan Suku Bunga Acuan
  Stabilitas fiskal ekonomi
Sebelumnya, dalam pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) di Thailand, Lagarde menyebut keberlanjutan fiskal sebagai fondasi krusial bagi stabilitas ekonomi yang lebih luas. Ia meminta pemerintah untuk mematuhi aturan fiskal, mengurangi utang yang berlebihan, serta meningkatkan efisiensi belanja publik guna membangun kembali bantalan keuangan.

Dikutip dari Investing, Minggu, 18 Oktober 2026, Lagarde juga mendesak para pembuat kebijakan untuk memastikan langkah-langkah penanganan guncangan energi yang sedang berlangsung bersifat sementara dan tepat sasaran, agar tidak menciptakan tekanan fiskal jangka panjang yang baru.

Pernyataan ini disampaikan menyusul diskusi di antara para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dunia mengenai utang publik yang terus membengkak, ketegangan geopolitik, serta dampak ekonomi dari kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Lagarde menekankan memulihkan kerangka ekonomi internasional yang berlandaskan pada keterbukaan, prediktabilitas, dan aturan yang mapan akan mendukung perdagangan serta investasi global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda DIY Pulangkan 34 Orang Seusai Kericuhan Demo di Yogyakarta
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Andre Taulany Singgung Program Momongan dengan Amanda Rigby
• 19 jam lalucumicumi.com
thumb
Houthi Coba Serang Saudi, Ledakan Terdengar di Ibu Kota Riyadh
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
BGN Wajibkan Seluruh SPPG Perbarui SPK, Cegah Praktik Yayasan Calo
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Sudaryono: Edukasi Gizi MBG Tak Boleh Ganggu Jam Pelajaran
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.