Kemenekraf perkuat inovasi produk kuliner jaga minat beli masyarakat

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat inovasi produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kuliner daerah sebagai salah satu strategi menjaga daya saing produk kreatif sekaligus mempertahankan minat beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Program Masak Bersama Master (MASAMO) di Desa Alue Jang Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya, yang melibatkan 45 pegiat usaha kuliner, untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing pasar.

Direktur Kuliner Kemenekraf Romi Astuti dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan pengembangan ekonomi kreatif perlu bertumpu pada potensi daerah agar mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Melalui kegiatan MASAMO, kita ingin menunjukkan bahwa dari bahan pangan lokal yang sederhana, sentuhan kreativitas dapat melahirkan produk baru yang tidak hanya menarik, tetapi juga bernilai jual," ujar Romi.

Program ini termasuk dalam Program Falgship Aktivasi Desa. Peserta didampingi ahli kuliner profesional untuk mengembangkan komoditas perikanan lokal, seperti ikan lele, menjadi produk olahan kekinian, di antaranya Lele Gulung Crispy with Black Curry dan Spaghetti with Acehnese Catfish Seasoning.

Produk tersebut juga diarahkan menjadi makanan siap saji atau ready-to-eat (RTE) dengan spesifikasi komersial. Peserta mendapat pembekalan teknik pengolahan dan sterilisasi untuk memperpanjang masa simpan produk sehingga berpeluang memasuki jaringan ritel modern tanpa bergantung pada rantai pendingin (cold chain).

Baca juga: Kemenekraf dorong UMKM manfaatkan pasar dan kekayaan intelektual

Baca juga: Kemenekraf bahas rencana Indonesia tuan rumah Year of Creativity 2027

Penguatan kualitas produk dan efisiensi distribusi tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas akses pasar bagi UMKM kuliner. Dengan produk yang lebih inovatif, memiliki masa simpan lebih panjang, serta memenuhi standar kemasan dan mutu, pelaku usaha diharapkan dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

Upaya tersebut juga menjadi relevan dalam menjaga perputaran ekonomi kreatif, mengingat daya beli masyarakat turut memengaruhi keberlanjutan permintaan terhadap produk kreatif. Karena itu, pengembangan produk tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga perlu memperhatikan kebutuhan dan preferensi pasar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), subsektor kuliner mencatatkan nilai produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp721,82 triliun pada 2025 atau berkontribusi 41,06 persen terhadap PDB ekonomi kreatif nasional.

Selain inovasi produk, Kemenekraf juga memberikan pembekalan terkait pengelolaan usaha, keuangan, pemasaran digital, hingga perlindungan kekayaan intelektual (KI). Langkah ini ditujukan untuk membantu pelaku UMKM membangun usaha yang lebih berkelanjutan dan meningkatkan peluang komersialisasi produk.

Melalui Program Aktivasi Desa Kreatif, Kemenekraf mendorong potensi pangan dan identitas lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan demikian, penguatan kapasitas pelaku usaha diharapkan tidak hanya menghasilkan produk baru, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat dan memperluas kontribusi subsektor kuliner terhadap perekonomian nasional.

Baca juga: Kemenekraf fasilitasi potensi pembiayaan Rp4,8 miliar lewat ICEFF

Baca juga: Kemenekraf-UN DESA dorong pemerataan akses bagi pelaku kreatif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perajin Topeng Bantul Ki Supono Pelajari Tari dan Tembang Jawa agar Karya Memiliki Karakter Kuat hingga Diminati Pasar Dunia
• 3 jam lalupantau.com
thumb
12 Orang jadi Tersangka usai Bawa Molotov saat Demo di Malang, Diduga Sasar DPRD
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Pawai hingga Tari Tradisional, Festival Negeri Kami Tawarkan Pengalaman Wisata Budaya
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Pramono Pastikan Gaji PJLP Segera Diproses, Target Cair Awal November
• 4 jam laludetik.com
thumb
Anwar Abbas Ragu Gus Yaqut Terima Keuntungan dari Kasus Haji: Dia Tidak Miskin
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.