Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mengajak peserta Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 terlibat dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di provinsi maupun kabupaten/kota.
"Pemuda (peserta IYS 2026) ini harus terlibat dalam musrenbang ya, menyampaikan aspirasinya ya, menyampaikan kegiatan apa yang sesuai dengan kekhasan daerahnya," kata Akhmad Wiyagus dalam acara IYS 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat.
Ia mengapresiasi hadirnya program IYS diikuti 160 peserta utama yang terseleksi dari semua provinsi di Indonesia. Program yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga itu, kata dia, memainkan peranan yang strategis membangun karakter dan kapasitas kepemimpinan generasi muda.
Ahmad menyampaikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang hadir dalam acara itu agar bersama-sama mendorong para peserta IYS selanjutnya dapat terlibat aktif dalam pembangunan di daerah, termasuk dalam musrenbang di provinsi maupun kabupaten/kota.
Baca juga: Wamendagri: Generasi muda harus memahami konstitusi
Ia mengatakan bahwa setiap melakukan kunjungan ke daerah, ia selalu mengajak pemuda pemudi untuk terlibat langsung dalam kegiatan.
Akhmad mencontohkan seperti kunjungan ke Yogyakarta dalam perannya sebagai bagian dari Satuan Tugas Cek Kesehatan Gratis, ia mengajak Asosiasi Karang Taruna setempat untuk terlibat langsung dalam kegiatan.
"Jadi ketika saya berkunjung ke satu kabupaten, saya langsung menghubungi ketua harian dan menyampaikan agar Karang Taruna ikut terlibat di dalamnya," katanya.
Ia menyebutkan sudah 29 provinsi, 150 kabupaten/kota yang ia datangi dan ia menemukan bahwa masih minim organisasi kepemudaan yang terlibat.
Oleh karena itu, ia melanjutkan, dengan kehadirannya dalam IYS, ia menjanjikan akan kembali mengarahkan organisasi perangkat daerah kabupaten/kota untuk melibatkan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam setiap program pemerintah.
Selain itu, membuka ruang seluas-luasnya bagi alumni pelatihan kepemimpinan yang dilakukan melalui IYS untuk terlibat secara langsung dalam musrenbang provinsi, kabupaten, dan kota.
Dengan demikian, kata dia, aspirasi para pemuda benar-benar bisa terakomodir dan menjadi cerminan dari inovasi para pemuda untuk menyelesaikan permasalahan di masing-masing daerah.
Baca juga: Erick berharap Indonesia Youth Summit satukan generasi muda
"Pemuda (peserta IYS 2026) ini harus terlibat dalam musrenbang ya, menyampaikan aspirasinya ya, menyampaikan kegiatan apa yang sesuai dengan kekhasan daerahnya," kata Akhmad Wiyagus dalam acara IYS 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat.
Ia mengapresiasi hadirnya program IYS diikuti 160 peserta utama yang terseleksi dari semua provinsi di Indonesia. Program yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga itu, kata dia, memainkan peranan yang strategis membangun karakter dan kapasitas kepemimpinan generasi muda.
Ahmad menyampaikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang hadir dalam acara itu agar bersama-sama mendorong para peserta IYS selanjutnya dapat terlibat aktif dalam pembangunan di daerah, termasuk dalam musrenbang di provinsi maupun kabupaten/kota.
Baca juga: Wamendagri: Generasi muda harus memahami konstitusi
Ia mengatakan bahwa setiap melakukan kunjungan ke daerah, ia selalu mengajak pemuda pemudi untuk terlibat langsung dalam kegiatan.
Akhmad mencontohkan seperti kunjungan ke Yogyakarta dalam perannya sebagai bagian dari Satuan Tugas Cek Kesehatan Gratis, ia mengajak Asosiasi Karang Taruna setempat untuk terlibat langsung dalam kegiatan.
"Jadi ketika saya berkunjung ke satu kabupaten, saya langsung menghubungi ketua harian dan menyampaikan agar Karang Taruna ikut terlibat di dalamnya," katanya.
Ia menyebutkan sudah 29 provinsi, 150 kabupaten/kota yang ia datangi dan ia menemukan bahwa masih minim organisasi kepemudaan yang terlibat.
Oleh karena itu, ia melanjutkan, dengan kehadirannya dalam IYS, ia menjanjikan akan kembali mengarahkan organisasi perangkat daerah kabupaten/kota untuk melibatkan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam setiap program pemerintah.
Selain itu, membuka ruang seluas-luasnya bagi alumni pelatihan kepemimpinan yang dilakukan melalui IYS untuk terlibat secara langsung dalam musrenbang provinsi, kabupaten, dan kota.
Dengan demikian, kata dia, aspirasi para pemuda benar-benar bisa terakomodir dan menjadi cerminan dari inovasi para pemuda untuk menyelesaikan permasalahan di masing-masing daerah.
Baca juga: Erick berharap Indonesia Youth Summit satukan generasi muda





