PPPK Teknis 35+ Minta Diangkat PNS Tanpa Tes, Yos: Kerja Kami Menantang Bahaya

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - PPPK teknis 35+ kompak minta diangkat PNS tanpa tes. Mereka merasa layak mendapatkan status itu karena pekerjaannya tidak kalah penting dengan guru dan dosen.

"Kami PPPK tenaga teknis usia 35 tahun ke atas minta dibuatkan regulasi pengangkatan PNS. Jangan hanya guru yang dibahas terus," kata Koordinator Daerah Persatuan PPPK Indonesia Kabupaten Kerinci Yosi Novalmi kepada JPNN, Jumat (30/10/2026).

BACA JUGA: Jangan Sampai PPPK Teknis Merasa menjadi ASN Kelas 2, Pemda Sudah Berupaya

Dia menegaskan sebelum menjadi PPPK penuh waktu mereka yang berlatar belakang honorer K2 sudah mengabdi di atas 21 tahun dengan gaji minim.

Oleh karena itu, ini saatnya pemerintah membayar jasa-jasa PPPK 35+ dengan memberikan SK PNS. Negara sudah diuntungkan dengan memakai tenaga honorer dan kemudian disematkan SK PPPK.

BACA JUGA: Respons Surat Mendagri, Fadlun Desak Pemda Ajukan PPPK Teknis & P3K PW Masuk Data

Bagi PPPK yang mengabdi di daerah berpendapatan besar, bisa menikmati enaknya status ASN PPPK. Sebaliknya yang bekerja di daerah minus, PPPK seperti honorer ber-SK.

"Mohon Bapak dan Ibu pejabat kalau menyusun regulasi gunakan hati nurani. Jangan sampai ada yang dirugikan, apalagi bagi kami PPPK teknis khususnya yang bertugas menantang bahaya seperti petugas pemadam kebakaran dan Satpol-PP yang berada di bawah naungan Kemendagri sangat berharap ada regulasi untuk di-PNS-kan seperti guru juga," tutur Yosi.

BACA JUGA: PPPK Teknis Tolak Hasil Raker Komisi II DPR, Minta Diangkat PNS Saja

Dia pun mengimbau para pejabat yang menyusun regulasi untuk membuka data sebelum menerbitkan aturan. PPPK teknis 35+ rata-rata pengabdiannya panjang. 

Semuanya berharap di masa purna tugas sudah ada pensiunnya. Ini untuk membiayai PPPK yang masih punya tanggungan anak sekolah dan kuliah.

"Haruskah anak-anak PPPK putus sekolah setelah mereka purna tugas tanpa pensiun? Kami sangat berharap usia 35 tahun ke atas diangkat PNS tahun depan, sebelum banyak yang keburu pensiun tanpa menerima apa-apa selain ucapan terima kasih," pungkasnya. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ijazah Jadi Polemik, Ini Durasi Lengkap Pendidikan Gibran di Luar Negeri
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anwar Abbas: Gus Yaqut Tidak Miskin, Biasanya Orang Miskin Yang Terima Suap!
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BEI Delisting Sritex (SRIL) dan 17 Emiten Lain pada 10 November, Imbau Buyback
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bareskrim Usul Cabut Izin Korporasi yang Diduga Terlibat Karhutla 
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Aktor Patrick Stewart Meninggal Akibat Demensia Lewy Body, Kenali Gejalanya
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.