Tertekan Selisih Kurs, Indofood (INDF) Kantongi Laba Rp7,87 Triliun hingga September 

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Laba bersih yang relatif stabil dipengaruhi oleh peningkatan rugi selisih kurs yang belum terealisasi dari kegiatan pendanaan.

Tertekan Selisih Kurs, Indofood (INDF) Kantongi Laba Rp7,87 Triliun hingga September (Foto: iNews Media Group) 

IDXChannel - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp7,87 triliun hingga September 2026.
 
Capaian tersebut relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, meskipun perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba usaha.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan, laba bersih yang relatif stabil dipengaruhi oleh peningkatan rugi selisih kurs yang belum terealisasi dari kegiatan pendanaan.

Baca Juga:
Rugi Selisih Kurs Pangkas Laba INDF Jadi Rp4,72 Triliun di Semester I-2026

Peningkatan rugi selisih kurs tersebut terutama berasal dari obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) yang diterbitkan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah.

"Didukung dengan model bisnis yang terintegrasi secara vertikal, Indofood mencatatkan kinerja yang solid selama periode sembilan bulan pertama tahun ini," ujar Anthoni dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga:
Indofood (INDF) Siapkan Dana Rp750 Miliar demi Buyback Saham

Adapun Indofood mencatatkan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp101,49 triliun. Angka ini meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp90,98 triliun.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba usaha INDF meningkat 15 persen menjadi Rp20,80 triliun dari sebelumnya Rp18,10 triliun. Marjin laba usaha juga membaik menjadi 20,5 persen dari 19,9 persen pada sembilan bulan pertama 2025.

Baca Juga:
IHSG Hari Ini Berpeluang Lanjut Melemah, Simak Analisa MYOR, ACES, INDF, dan COIN

Sementara itu, laba inti atau core profit Indofood tumbuh 11 persen menjadi Rp9,37 triliun dibandingkan Rp8,42 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba inti mencerminkan kinerja operasional perseroan dengan mengecualikan sejumlah pos tertentu.

"Untuk ke depannya, perseroan tetap fokus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat," tutur dia.

(DESI ANGRIANI)L


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dalami Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor: KPK Periksa Bupati Rudy Susmanto Sebagai Saksi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
TNI AD Pastikan Proses Hukum Kasus Meninggalnya Letda Inf Jihad Dilakukan Transparan
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Prediksi Persebaya vs Persijap: Head to Head dan Susunan Pemain
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Mentan Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP Jadi Premium, Sebut Bukti Praktik Mafia Pangan
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Netanyahu Terpojok, Shin Bet Selidiki Dugaan Dana Asing di Pemilu Israel
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.