Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Subholding Gas PT Pertamina (Persero) mencatat penurunan emisi sebesar 29.574,87 ton CO2 ekuivalen (tCO2eq) atau 35,3 persen dari pelaksanaan beragam inisiatif efisiensi yang dilakukan perusahaan.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra mengatakan, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), selaku Subholding Gas PT Pertamina (Persero) memperkuat efisiensi dan daya saing bisnis melalui inisiatif dekarbonisasi secara berkelanjutan, hingga Agustus 2026, PGN merealisasikan penurunan emisi sebesar 29.574,87 ton CO2 ekuivalen (tCO2eq) atau 35,3 persen di atas target yang ditetapkan untuk periode tersebut.

Advertisement

BACA JUGA: Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi

Secara akumulatif sejak 2025 hingga Agustus 2026, penurunan emisi Subholding Gas tercatat lebih dari 68.500 tCO2eq atau 15,7 persen dari target kumulatif dekarbonisasi perusahaan hingga 2034.

"Capaian penurunan emisi hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa berbagai inisiatif dekarbonisasi, yang dijalankan Subholding Gas memberikan hasil positif," kata Mirza, dikutip dari Antara, Sabtu (31/10/2026).

Capaian ini menunjukkan tren positif pelaksanaan program dekarbonisasi di lingkungan Subholding Gas Group, sekaligus menjadi landasan bagi perusahaan untuk memperkuat berbagai inisiatif penurunan emisi pada periode 2027-2030.

Menurut Mirza dekarbonisasi telah menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan, tidak hanya dalam mendukung pengurangan emisi, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi operasional, menjaga daya saing, serta mengantisipasi perkembangan risiko iklim dan regulasi.

"Bagi kami, dekarbonisasi bukan sekadar pemenuhan komitmen lingkungan, melainkan bagian dari strategi bisnis untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan," ujar Mirza.

Untuk meningkatkan penurunan emisi karbon, perseroan terus memperkuat implementasi program dekarbonisasi melalui berbagai inisiatif di lingkungan Subholding Gas Group, antara lain peningkatan efisiensi energi pada fasilitas operasional, pengurangan kehilangan gas (gas loss), serta optimalisasi pemanfaatan energi yang lebih rendah emisi.

Berbagai inisiatif tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan infrastruktur dan kegiatan operasional gas bumi, sekaligus mendukung komitmen pemerintah dalam mencapai target net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Gresik Minta Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Ditambah Rp 19,46 Miliar
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
RPK Nakal Masuk Radar Bulog, Ingatkan Sekali Transaksi Maksimal 4 Ton
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Pendapatan Bunga Bersih KB Bank Melonjak 28,94%, Kredit Tembus Rp45,68 Triliun
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Bakar Cucu Usia 17 Tahun hingga Luka Bakar 80 Persen | SAPA PAGI
• 10 menit lalukompas.tv
thumb
Respons Kubu Gibran usai Denny Indrayana cs Cabut Gugatan di PTUN
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.