Polisi Ungkap Perdagangan Orang Modus Prostitusi Daring, Korban Anak di Bawah Umur | KOMPAS SIANG

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita

JAWA TENGAH, KOMPAS.TV – Polresta Surakarta mengungkap sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus prostitusi daring. Sebanyak 14 orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk dalam kasus yang melibatkan korban anak di bawah umur.

Para tersangka terdiri dari seorang muncikari dan 13 operator aplikasi. Mereka diduga menawarkan korban melalui aplikasi, kemudian menindaklanjutinya dengan pertemuan bersama pemesan. Sebagian besar korban diketahui masih di bawah umur.

Muncikari yang menjadi tersangka mengaku merekrut sejumlah korban dari wilayah Sukabumi. Dalam menjalankan aksinya, para tersangka memiliki tugas masing-masing, termasuk mengambil uang dari pemesan.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya telepon seluler. Para tersangka dijerat pasal berlapis tentang perlindungan anak, perdagangan orang, dan ITE dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

#tppo #perdaganganorang #prostitusidaring #surakarta #perlindungananak #kompastv

Baca Juga: Bagaimana Judol dan Pinjol Bisa Menyeret ke Lingkaran Utang hingga Kriminalitas?

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Fauzan-Alhazmi

Sumber : Kompas TV

Tag
  • solo
  • kriminal
  • prostitusi
  • sindikat
  • polisi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap 8 Orang Terkait Penyerangan Mapolres Merangin Jambi | KOMPAS MALAM
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Paus Leo XIV Cetak Sejarah, Jadi Paus Pertama yang Memilih dalam Pemilu AS
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Polda Jateng Buru eks Napiter yang Bakar Warung Mi Babi di Sukoharjo
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Kehebohan Dedi Congor: Lari di KPK hingga 2 Status Tersangka
• 8 jam laludetik.com
thumb
Menag Ingin Pesantren Lahirkan Kembali Kejayaan Baitul Hikmah
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.